10 Jenis Usaha Di Bulan Ramadhan Dijamin Menguntungkan

10 usaha di bulan ramadhan

Ilustrasi usaha di bulan Ramadhan via www.akutauu.blogspot.co.id

Sebentar lagi kita memasuki bulan Ramadhan. Bulan yang memiliki berbagai keistimewaan yang tidak dimiliki bulan-bulan yang lain. Segenap umat yang beragama islam sangat merindukan bulan yang penuh berkah ini. Selain untuk menghapuskan dosa-dosa dan mengumpulkan pahala sebanyak mungkin, bulan Ramadhan menjadi saat yang tepat untuk merintis sebuah usaha. Ada banyak  usaha di bulan Ramadhan yang sangat menjanjikan.

Seperti kata pepatah “sambil menyelam minum air”. Sambil melaksanakan ibadah puasa, sekalian anda mengais rezeki untuk menambah penghasilan anda. Tak perlu khawatir bagi anda yang bekerja sebagai pegawai negeri atau karyawan kantor. Toh, di bulan puasa kebanyakan transaksi jual beli dilakukan menjelang berbuka dan malam hari. Jadi peluang anda untuk berpartisipasi dalam membuka usaha di bulan Ramadhan tidak terkendala dengan pekerjaan.

Disamping itu, modal untuk memulai usaha di bulan puasa tidaklah terlalu banyak. Anda bisa mengalokasikan dana sebesar Rp 500 ribu s.d Rp 15 juta tergantung jenis usaha apa yang ingin anda jalankan.

Apa saja usaha di bulan Ramadhan yang menjanjikan dan memiliki potensi keuntungan berlipat?

1 Menjual Busana Muslim

Usaha menjelang Ramadhan yang memiliki potensi menguntungkan adalah menjual busana muslim. Memang orang lebih banyak membelinya saat pertengahan puasa karena dekat dengan lebaran. Namun, tidak ada salahnya anda mulai berjualan sejak sebelum puasa.

Modal yang anda butuhkan memang cukup besar. Akan tetapi hal ini berbanding lurus dengan keuntungan yang akan anda dapatkan. Kisaran modal yang harus anda siapkan antara Rp 8 juta –Rp 15 juta. Tergantung seberapa banyak barang yang ingin anda jual.

Beberapa busana muslim yang biasanya laris saat bulan puasa antara lain :

  • Baju Muslim

    Baju muslim atau biasa di sebut baju koko cukup laris saat bulan Ramadhan. Peminatnya pun merata mulai dari anak-anak sampai dewasa. Karena calon pembeli berasal dari berbagai kalangan usia. Usahakan untuk menyetok barang ini dari ukuran untuk anak umur 5 tahun ke atas.

    Selain itu, sesuaikan dengan selera konsumen. Jangan anda hanya menjual baju koko yang hanya cocok untuk orang tua. Sediakan juga baju muslim yang memiliki desain untuk anak muda. Modal untuk usaha ini memang relatif besar sekitar Rp 10- Rp 15 juta. Namun, jika banyak terjual anda akan mendapatkan keuntungan berlipat-lipat.

  • Peci

    Selain baju muslim, peci menjadi salah satu busana muslim yang lumayan laris saat bulan puasa. Saya sering melihat banyak pedagang yang berjualan peci menjelang bulan Ramadhan. Oleh sebab itu, tidak ada salahnya untuk mencoba bisnis ini.

    Harga peci di pasaran berkisar antara Rp 10 ribu sampai dengan Rp 100 ribu. Sama seperti baju muslim. Barang yang anda jual usahakan lengkap baik dari ukuran untuk anak kecil sampai dewasa dan perhatikan juga selera pelanggan.

  • Jilbab

    Baik bulan puasa maupun bulan-bulan lain, berjualan jilbab memiliki potensi keuntungan yang menggiurkan. Buktinya, banyak toko yang memang khusus menjual jilbab. Jika di bulan-bulan biasa saja laris, tentunya saat memasuki bulan Ramadhan konsumen akan berbondong-bondong membeli penutup kepala bagi para wanita ini.

    Manfaatkan situasi tersebut untuk membuka usaha di bulan Ramadhan yang penuh berkah ini. Siapkan modal Rp 5 juta-Rp 8 juta. Untuk masalah tempat anda tak perlu khawatir. Anda tidak harus menyewa toko yang tentunya membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Bukalah lapak ditempat yang strategis dan dilalui banyak orang.

    Baca juga : 8 Strategi Pemasaran Produk Baru Untuk Usaha Kecil Paling Efektif

  •  Mukena dan Sarung

    Busana muslim lain yang bisa anda jual adalah mukena dan sarung. Baik pria maupun wanita, kebanyakan dari mereka membeli busana ini hanya sekali sampai dua kali saja dalam setahun. Momen Ramadhan inilah biasanya mereka berburu mukena maupun sarung.

  • Perlengkapan Ibadah

    Selain busana muslim, usaha yang cocok di bulan Ramadhan adalah menjual peralatan ibadah seperti sajadah, tasbih, kitab suci Al-qur’an, Berkah bulan Ramadhan membuat banyak orang beribadah lebih dari biasanya. Hal ini tentu membuat tingkat penjualan perlengkapan ibadah meningkat selama bulan suci ini.

2. Menjual Takjil Untuk Berbuka

Dalam menjalani ibadah puasa, momen berbuka adalah saat-saat yang sangat dinantikan banyak orang setelah menahan lapar dan haus seharian. Kita pasti sering menjumpai orang-orang yang membuka stand makanan di pinggir jalan. Mereka tahu bahwa waktu siang sampai menjelang berbuka, orang-orang akan mencari makanan takjil untuk berbuka.

Situasi ini bisa anda manfaatkan untuk membuka usaha di pinggir jalan yang menjanjikan. Jangan anda merasa takut makanan yang anda jual tidak terbeli karena banyaknya pesaing di bisnis ini. Modal untuk memulai usaha ini berkisar antara Rp 1 juta-Rp 3 juta.

Lalu makanan apa yang biasa disajikan untuk berbuka? Berikut beberapa makanan takjil yang biasa laris terjual.

  • Kurma

    Berbuka puasa belum lengkap rasanya jika belum mencicipi buah kurma. Buah yang berasal dari negeri arab ini menjadi makanan pembuka favorit yang banyak di cari orang. Oleh sebab itu, menjual kurma bisa menjadi pilihan yang tepat untuk memulai bisnis di bulan Ramadhan

    Apalagi buah ini tergolong awet dan tahan lama. Sehingga anda tidak perlu takut dagangan anda busuk sebelum laku terjual.

  • Kolak

    Selain kurma, kolak menjadi salah satu usaha di bulan Ramadhan yang sangat menguntungkan. Makanan khas Indonesia ini cukup di gemari saat bulan puasa. Cara pembuatannya pun cukup mudah. Yakni menggunakan bahan dasar pisang atau ubi jalar yang direbus dengan santan dan gula aren.

    Anda bisa langsung membungkus dan menjualnya dengan harga Rp 3000-Rp 5000 per bungkus. Dengan modal yang tidak terlalu besar, anda akan mendapat untung tiga sampai empat kali lipat.

  • Gorengan

    Di negara kita, gorengan adalah makanan favorit untuk semua kalangan. Rasanya yang renyah dapat menggoyang lidah saat di santap bersama nasi maupun untuk sekedar cemilan. Anda bisa menjual aneka macam gorengan seperti tempe goreng, tahu isi, bakwan, pisang goreng, risoles, kroket isi dan lain sebagainya.

  • Jajanan Tradisional

    Jajanan tradisional menjadi menu yang lumayan banyak di cari saat bulan puasa. Beberapa jenis kue seperti onde-onde, kue serabi, klepon, bika ambon, lemper, dan lemet cukup digemari sebagian masyarakat.

    Membuat makanan yang identik dengan jajanan pasar ini pun tidak terlalu sulit. Jika tidak bisa membuatnya, anda bisa browsing  resepnya di internet. Seperti di situs cookpad.com yang banyak menyajikan segala resep jajanan tradisional.

  • Buah-Buahan

    Satu lagi yang tidak boleh terlewatkan adalah menjual aneka macam buah-buahan. Buah bermanfaat untuk menjaga kondisi tubuh agar tetap fit setelah  menjalani ibadah puasa seharian. Selain itu, banyak yang membeli aneka macam buah untuk membuat takjil sendiri di rumah. Beberapa jenis buah yang cukup laris selama bulan Ramadhan antara lain pisang, semangka, apel, jeruk, anggur, pepaya, pir, kolang kaling, buah naga dan buah kelapa.

    Baca juga : Rahasia Menjadi Orang Kaya Dengan 12 Cara Sederhana

3. Jualan Minuman

usaha di bulan Ramadhan minuman

Ilustrasi usaha di bulan ramadhan via www.engineersentre.wordpress.com

Saat berbuka puasa, orang akan mencari minuman untuk melepas dahaga setelah menahan haus sepanjang hari. Minum air putih saja tidaklah cukup. Mereka butuh minuman yang manis dan menyegarkan.

Maka dari itu, menjual aneka macam minuman bisa menjadi alternatif usaha di bulan Ramadhan yang menjanjikan. Beberapa minuman yang banyak di cari antara lain :

  • Es teh manis
  • Es buah
  • Sop buah
  • Es kelapa muda
  • Es cendol
  • Es tahu
  • Es kacang ijo
  • Jus buah

Anda tinggal memilih jualan minuman seperti usaha es buah atau memadukan dengan aneka macam minuman yang lain untuk di jual. Semuanya pun tidak membutuhkan modal yang terlalu besar. Setidaknya siapkan modal antara Rp 500 sampai dengan Rp 2 juta untu membuka usaha minuman.

4. Katering

Pada awal-awal menjalani ibadah puasa, biasanya ibu rumah tangga semangat memasak untuk anggota keluarga. Akan tetapi memasuki pertengahan bulan biasanya mereka mulai malas dan memilih membeli makanan cepat saji di luar. Hal ini bisa anda manfaatkan untuk membuka usaha katering hidangan buka puasa.

Selain itu, anak-anak kost dan sebagian karyawan yang sibuk bekerja dan tidak sempat memasak menjadi target yang pas untuk bisnis ini. Yang terpenting dalam merintis usaha ini, gunakan bahan baku yang berkualitas dan tetapkan harga yang terjangkau untuk semua kalangan.

Modal untuk membuka usaha katering bervariasi. Tergantung berapa jumlah pesanan yang akan anda layani setiap harinya.

5. Jualan Kue Khas Lebaran

usaha di bulan Ramadhan kue kering

Anda seorang ibu rumah tangga yang hobi membuat kue? Jika ya, hobi anda bisa menjadi peluang usaha untuk ibu rumah tangga yang menjanjikan yakni menjual aneka kue khas lebaran. Anda pasti tahu bahwa saat lebaran, orang-orang akan menyediakan banyak kue kering maupun basah di rumah masing-masing guna menjamu tamu yang berkunjung.

Sehingga bisa dipastikan peminat akan kue lebaran meningkat pesat menjelang hari raya Idul Fitri. Aneka macam kue yang biasa laris terjual antara lain kue nastar, putri salju, kue lidah kucing, kue keju, kue kacang kering, dan kukis kacang. Disamping itu, kue basah seperti bolu dan bronies cukup digemari oleh masyarakat.

6. Jualan Pakaian Untuk Hari Raya

Membeli pakaian baru sudah menjadi tradisi setiap tiba hari raya Idul Fitri. Masyarakat berbondong-bondong mendatangi tempat jualan pakaian. Mulai dari toko baju di mall, distro, pasar sampai pedagang baju di pinggir jalan. Biasanya pada pertengahan bulan puasa, orang-orang sudah mulai ramai memenuhi toko pakaian.

Oleh sebab itu, jualan pakaian menjadi pilihan usaha di bulan Ramadhan yang sangat menguntungkan.  Jika anda berminat, sebaiknya persiapkan dari sekarang. Jika memungkinkan, carilah agen atau supplier baju yang ada di kota anda. Anda juga bisa memesannya secara online.

Banyak situs grosir pakaian yang siap mengorder pesanan anda dengan harga yang relatif murah. Untuk membandingkan harga, silahkan anda kunjungi situs-situs grosir berikut ini :

http://www.bursatanahabang.com/
http://grosirbajuku.com/
http://deltagrosir.com/

7. Membuat Parsel Lebaran

Usaha menguntungkan lainnya di bulan Ramadhan adalah jasa membuat parsel lebaran. Di bulan Ramadhan, permintaan akan parsel meningkat drastis. Orang-orang membeli parsel sebagai hadiah untuk kerabat maupun teman.

Jika memiliki modal besar, anda bisa menargetkan melayani pesanan parsel untuk pemilik usaha menengah keatas yang biasanya bagi-bagi parsel lebaran kepada karyawan sebagai pelengkap THR.

8. Jualan Kembang Api

Selama bulan puasa, aktifitas di malam hari menjadi semakin ramai karena orang –orang melaksanakan ibadah shalat terawih. Hal ini menjadi keuntungan tersendiri bagi sebagian orang untuk membuka usaha di bulan Ramadhan. Salah satu usaha yang cukup menggiurkan adalah jualan kembang api.

Jenis usaha musiman ini sangat laris selama bulan puasa sampai puncaknya pada hari lebaran. Berbagai jenis kembang api seperti petasan, air mancur, dan rocket banyak di cari oleh masyarakat. Walaupun terlihat seperti dagangan kecil, jualan kembang api membutuhkan modal yang cukup besar.

Akan tetapi, sebanding dengan harganya. Anda akan mendapatkan keuntungan dua kali lipat selama anda mengambil barang dagangan ke agen/grosir.

Baca juga : 14 Ide Peluang Usaha Modal 1 Juta Untung Berlipat Ganda

9. Jasa Rental Mobil

Menjelang hari raya Idul Fitri, banyak orang yang sibuk menyewa kendaraan untuk pulang ke kampung halaman. Sudah menjadi rutinitas umum, H-5 lebaran lalu lintas sudah pasti macet sehingga banyak orang malas pulang naik kendaraan umum.

Bagi mereka yang tidak memiliki kendaraan pribadi, menyewa mobil menjadi alternatif karena akan lebih cepat sampai dan tidak kerepotan dalam membawa barang-barang. Jika anda punya mobil yang tidak terpakai, Ini bisa menjadi peluang usaha lebaran yang menjanjikan.

Tarif sewa mobil saat lebaran bisa mencapai Rp 600 ribu per hari. Sedangkan orang mudik lebaran biasanya sekitar 6-8 hari. Anda tinggal hitung berapa uang yang akan anda terima orang mudik lebaran.

10. Jualan Ketupat

usaha di bulan Ramadhan ketupatMenyajikan ketupat di hari lebaran sudah menjadi tradisi hampir di seluruh tempat di Negara kita. Ketupat menjadi jualan paling laris saat 2 hari sebelum lebaran. Jika anda pintar membuat ketupat, kenapa anda tidak manfaatkan keahlian anda tersebut.

Modal untuk memulai usaha ini tidak banyak. Namun, jangan Tanya keuntungan yang akan anda peroleh. Harga ketupat saat menjelang lebaran bisa naik 2-3 kali lipat dibandingkan harga biasanya.

Ada banyak usaha di bulan Ramadhan yang berpotensi memberikan keuntungan berlipat. Anda bisa menjajal satu dari sepuluh usaha diatas selama bulan Ramadhan. Jangan takut merugi sebelum anda mencobanya terlebih dahulu. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *