10 Langkah Merintis Usaha Sendiri dari Nol dengan Modal Kecil

10 Langkah merintis usaha sendiri dari nol dengan modal kecilMerintis usaha sendiri tidaklah semudah yang dibayangkan. Banyak hal-hal penting yang mesti anda persiapkan. Mulai dari jenis usaha yang akan dijalankan sampai dengan segi pemasaran. Jika anda kurang pengetahuan dan tidak serius dalam membangun usaha tersebut, usaha anda tidak akan berkembang dan bisa mengalami kerugian.

Oleh sebab itu, banyak calon pengusaha yang menggunakan jasa konsultan bisnis. Mereka berharap bisa mendapatkan strategi dan perencanaan yang matang sebelum memulai usaha yang akan ditekuni.

Bagaimana dengan anda? Saya rasa anda tidak perlu menyewa jasa konsultan bisnis jika hanya membuka usaha dengan modal kecil. Selain biayanya relatif mahal, merintis usaha sendiri dengan modal kecil bisa anda pelajari sendiri dari nol.

Berita baiknya, postingan ini membahas langkah demi langkah memulai usaha sendiri dengan modal yang relatif kecil. Berikut 12 langkah merintis usaha sendiri dari nol yang bisa anda praktekkan mulai dari sekarang.

1. Tentukan Jenis Usaha Anda

Buka usaha apa ya? Mungkin pertanyaan ini muncul dibenak anda. Sebelum memutuskan untuk merintis usaha sendiri, penting bagi anda untuk menentukan jenis usaha dan membaca peluang bisnis saat ini yang memiliki prospek cerah.

Selain itu, sebaiknya jenis usaha tersebut harus sesuai dengan minat dan keahlian anda. Percuma menjalankan sebuah usaha tetapi anda tidak menyenanginya. Anda akan setengah hati dalam mengembangkan usaha tersebut. Malahan, anda bisa menyerah ditengah jalan ketika merasa bisnis anda tidak sesuai yang diharapkan.

Coba anda pikirkan terlebih dahulu sebelum memulai sebuah usaha. Tulis dalam buku catatan tentang minat, keahlian, bakat, dan hobi anda. Disamping itu anda bisa menulis beberapa jenis usaha yang ingin anda rintis.

Sebagai contoh, anda hobi membuat aneka macam kue. Dari hobi tersebut anda bisa menentukan jenis usaha anda yakni membuka usaha toko kue. Lain halnya jika anda minat terhadap fashion. Jenis usaha yang cocok untuk anda adalah membuka toko pakaian.

Dengan memilih jenis usaha yang sesuai dengan minat dan keahlian anda. Saya yakin, anda pasti akan senang hati dalam menjalankan usaha tersebut.

Baca juga : 7 Tips Jitu Memilih Jenis Usaha Yang Cocok Untuk Pemula

2. Segera Lakukan Survei

Setelah anda menentukan jenis usaha yang akan anda geluti, langkah selanjutnya adalah melakukan survei dilapangan. Kenapa harus melakukan survei? Hal ini penting bagi anda untuk mengetahui seberapa besar peluang usaha anda tersebut. Apakah memiliki tingkat keberhasilan yang tinggi atau tidak.

Apa saja yang harus anda survei?

  • Tingkat Persaingan

Survei dilapangan bermanfaat untuk melihat tingkat persaingan usaha yang sejenis dengan usaha anda. Seberapa banyak orang yang telah menjalani usaha tersebut.

Disamping itu, anda harus mencari informasi bagaimana kualitas dan ciri khas produk, prosedur pelayanan dan harga yang mereka tawarkan. Dengan begitu, anda akan memiliki strategi untuk bersaing dengan para pengusaha yang sejenis.

  • Lokasi yang Strategis

Survei tempat atau lokasi juga perlu anda lakukan. Hal ini bertujuan untuk mengetahui dimana kira-kira lokasi yang sesuai dengan bisnis anda.

Sebagai contoh, anda ingin membuka tempat foto kopi dan penjilitan buku. Pastinya kurang efektif jika anda membuka usaha tersebut di komplek perumahan anda. Lokasi yang tepat untuk usaha tersebut adalah didaerah yang banyak terdapat tempat perkantoran dan sekolah.

Oleh karena itu, pemilihan lokasi usaha wajib anda lakukan jika ingin usaha anda berjalan dengan lancar.

  • Perilaku Konsumen

Perilaku konsumen juga perlu anda perhatikan. Sebisa mungkin jenis usaha anda memiliki banyak peminat dan daya beli yang tinggi dari konsumen.

Sebagus apapun usaha yang anda jalankan, jika daya beli konsumen rendah akan berpengaruh terhadap bisnis anda. Sama halnya dengan minat konsumen, jika hanya segelintir orang yang membeli produk yang anda tawarkan, maka anda harus siap-siap gulung tikar.

3. Menyiapkan Modal

Merintis usaha sendiri dari nol bukan berarti nol modal. Anda tetap membutuhkan modal untuk mengawali usaha anda. Berapa modal yang anda butuhkan? Tergantung usaha yang ingin anda buka.

Pada umumnya, usaha dengan modal kecil maupun besar hampir sama peraturannya. Anda harus tahu berapa modal yang dianggarkan untuk memulai usaha tersebut.

Disamping itu, jangan habiskan seluruh modal untuk kebutuhan usaha yang akan anda jalankan. Minimal sisihkan 40% modal sebagai dana cadangan. Hal ini untuk mengantisipasi jika usaha anda mengalami kegagalan. Anda bisa menggunakan sisa dana tersebut untuk membangun kembali atau mengganti usaha anda.

Sebagai contoh anda ingin membuka usaha warung bakso. Menurut dokterbisnis.net, usaha warung bakso membutuhkan modal sekitar Rp. 16 jutaan. Dana tersebut digunakan untuk menyewa tempat, membuat gerobak, peralatan masak, meja, kursi, dan bahan baku. Berarti anda harus menyediakan modal sebesar Rp. 28 juta. Rp 16 juta untuk modal utama, sisanya anda simpan sebagai dana cadangan.

Darimana anda mendapatkan modal? Anda bisa mendapatkannya dari investor, pinjaman bank atau modal sendiri. Untuk membuka usaha dengan modal kecil, sebisa mungkin anda menggunakan modal sendiri terlebih dahulu.

Mengapa? Karena setiap usaha atau bisnis memiliki resiko kegagalan. Oleh sebab itu, dengan memakai modal sendiri, anda masih bisa mengontrol keuangan anda. Bayangkan jika anda meminjam uang di bank. Bisnis anda belum bisa meraih keuntungan secara signifikan namun tiap bulan anda harus membayar angsuran plus bunga yang tidak sedikit. Anda bisa keteteran dalam merintis usaha sendiri dengan modal kecil.

Baca juga : 12 Peluang Usaha Modal 500 Ribu Kebawah Bagi Para Pemula

4. Perencanaan yang Matang

meintis usaha sendiri dari nol dengan modal kecilMerintis usaha sendiri dengan modal kecil bukan berarti asal-asalan. Anda butuh persiapan dan perencanaan yang matang dalam memulai usaha anda. Hal ini untuk meminimalisir terjadinya kegagalan dalam sebuah usaha.

Perlu anda ketahui, hampir semua kegagalan pelaku bisnis terjadi akibat kurangnya persiapan dan perencanaan yang baik dalam mengelola bisnis mereka. Jika sudah demikian, keuntungan tidak bisa diraup, modalpun habis.

Bagaimana cara melakukan perencanaan yang matang? Pak Kusnendi,Drs. M.S. mengungkapkan bahwa perencanaan usaha mencakup penentuan visi, misi, strategi bisnis, tujuan, kebijakan, prosedur dan aturan serta anggaran yang dibutuhkan untuk menjalankan sebuah usaha atau bisnis tertentu. (dikutip dari sulitnih.com)

Pada intinya, perencanaan usaha diperlukan agar usaha yang anda jalankan mendapatkan hasil sesuai dengan yang anda harapkan.

Baca juga : Pengen Kaya? Mulailah Dengan Tinggalkan 11 Kebiasaan Buruk Ini

5. Definisikan Keunikan Produk Anda

Dalam menjalani suatu usaha, anda harus bersaing dengan banyak pengusaha lain yang sejenis dengan usaha anda. Anda bisa melihat beberapa diantara mereka yang berhasil menarik begitu banyak konsumen.

Apa rahasianya? Tentunya mereka memiliki daya tarik tersendiri yang tidak dimiliki oleh usaha sejenis ditempat lain. Oleh sebab itu, definisikan keunikan produk yang akan anda tawarkan pada konsumen.

Selama ini, produk yang laku keras dipasaran pasti memiliki keunikan tersendiri. Seperti kisah sukses bakso ojo lali mas triman yang tidak pernah sepi pengunjung setiap harinya. Sang pemilik, Haji Mudo Sartono selalu menjaga kualitas bakso melalui resep serta bahan baku terbaik sehingga terkesan unik dibanding yang lain.

Untuk itu, berkreasilah dalam membuat produk anda. Misalnya anda membuka usaha toko roti. Selain menjaga kualitas makanan, anda bisa menggabungkan dengan tampilan bentuk roti yang unik. Misalnya dengan bentuk gambar kartun yang sedang trend saat ini. Berkreasi dengan produk yang anda jual akan semakin menarik perhatian konsumen.

6. Pengelolaan Keuangan yang Baik

Pernahkah anda melihat seorang pedagang warung bakso yang memiliki beberapa cabang di satu kota? Jika ya, mungkin anda berfikir bahwa orang tersebut memiliki modal yang besar. Perkiraan anda mungkin benar namun bisa saja salah.

Mengapa? Seseorang yang telah membuka cabang karena usahanya telah memiliki prospek cerah. Mereka memiliki manajemen yang baik serta mampu menjaring banyak konsumen.

Bagaimana caranya? Cukup sederhana. Meskipun modal anda kecil, merintis usaha sendiri dari nol perlu pemahaman pengelolaan keuangan yang baik. Anda harus bisa memisahkan uang untuk bisnis dan uang pribadi. Sehingga anda bisa fokus dalam mengembangkan bisnis anda.

Sebagai contoh, anda membuka warung bakso dengan modal Rp 20 juta. Saat usaha anda sudah berjalan, segera tentukan target. Usahakan anda bisa mendapat keuntungan Rp 3 – 5 juta per bulan setelah dipotong biaya operasional, gaji karyawan dan pengeluaran lainnya. Jika anda konsisten, maka dalam waktu 2-3 tahun kedepan, anda bisa membuka cabang baru untuk usaha warung bakso anda.

Oleh sebab itu, kuncinya adalah pengelolaan keuangan baik. Meskipun modal anda besar, jika dikelola dengan buruk. Bukan keuntungan yang anda dapatkan. Bisa saja malah anda kehabisan modal.

Beda halnya jika anda pintar dalam mengelola keuangan, walaupun dengan modal kecil, dalam beberapa tahun kedepan anda bisa modal anda bisa bertambah berkali-kali lipat.

Selain itu, meskipun bisnis anda telah lancar, jangan anda lantas berfoya-foya dengan membeli barang-barang yang sekiranya belum terlalu anda membutuhkan. Lebih baik, fokus dalam memutarkan uang anda untuk memperbesar usaha agar memiliki omzet yang besar.

Baca juga : 7 Tips Jitu Pengelolaan Keuangan Usaha Agar Cepat Berkembang 

7. Promosikan Produk dengan Baik

merintis usaha sendiri dari nol

Satu hal yang perlu anda ketahui, Sebagus apapun produk yang anda sajikan, tak lantas membuat banyak konsumen berdatangan untuk membeli produk anda. Maka dari itu, lakukan promosi untuk memperkenalkan produk anda.

Promosi bisa anda lakukan dari mulut kemulut, menyebar brosur atau memasang iklan di koran lokal. Apalagi sekarang ini, para pebisnis semakin terbantu dengan hadirnya media sosial seperti Facebook, Twitter, Instragram, Whatsapp dan lain sebagainya.

Anda bisa manfaatkan media sosial yang ada untuk mempromosikan usaha anda. Disamping itu, banyak cara untuk semakin menarik minat pengunjung seperti memberi diskon, sediakan kupon atau vocher dan system beli 1 gratis 1 yang sering diterapkan beberapa toko besar.

Dalam mengembangkan usaha dari nol, memang dibutuhkan strategi pemasaran yang baik agar anda bisa bersaing dengan banyak pengusaha yang menawarkan produk sejenis dengan usaha anda.

Baca juga : 8 Strategi Pemasaran Produk Baru Untuk Usaha Kecil Paling Efektif

8. Membangun Jaringan (Networking)

Networking dapat diartikan membangun jaringan pertemanan dengan orang lain agar saling menguntungkan. Oleh karenanya, Networking memiliki peran penting dalam kelangsungan usaha anda. Sebaiknya berusahalah untuk memabangun jaringan dengan pengusaha lain yang sejenis dengan usaha yang akan anda rintis.

Membangun jaringan dengan sesama rekan tidaklah membuat saingan anda bertambah. Justru mereka dapat membantu anda dalam meningkatkan promosi. Selain itu, anda bisa berbagi pengalaman bersama mereka. Jangan takut apalagi malu untuk bertanya seputar usaha anda. Belajar pada mereka yang sudah berpengalaman tentu dapat menambah pengetahuan dan wawasan tentang bisnis yang akan anda jalani.

9. Mendaftarkan Usaha Anda

Dalam merintis usaha sendiri dari nol, anda memang harus banyak belajar. Selain menjaga kualitas produk, sistem manajemen dan strategi pemasaran yang baik. Anda juga harus patuh terhadap hukum.

Sebaiknya, segera daftarkan usaha anda ke dinas Perindustrian dan Perdagangan di kota anda agar mendapat surat ijin usaha perdagangan (SIUP). Kegunaan SIUP adalah sebagai alat pengesahan yang diberikan pemerintah. Sehingga kegiatan usaha anda tidak terkendala dengan masalah perijinan.

10. Mental yang Kuat

Kunci keberhasilan anda dalam merintis usaha sendiri dari nol adalah mental yang kuat dan sikap pantang menyerah. Anda harus mampu melewati masa-masa sulit selama menjalankan usaha tersebut.

Menjadi wiraswasta bukanlah seperti karyawan yang memiliki etos kerja yang berbeda. Mereka memiliki jadwal rutin yang jarang berubah yakni kerja selama sebulan, setelah itu mendapat gaji.

Sementara anda menjadi bos dalam menjalankan usaha anda sendiri. Oleh sebab itu, anda harus bekerja ektra keras, memiliki jadwal yang tidak menentu dan berfikir bagaimana caranya agar usaha anda dapat memberikan gaji yang layak untuk anda.

Hal ini tidak akan terjadi seandainya anda tidak memiliki mental yang kuat. Untuk itu, jangan menyerah meskipun usaha anda belum lancar, produk belum terjual secara optimal, konsumen sepi dan beberapa masalah yang menjadi kendala dalam usaha anda.

Memang bukan perkara mudah dalam merintis usaha sendiri dari nol. Butuh pengorbanan biaya dan waktu agar usaha anda bisa sukses seperti yang anda inginkan. Ikuti langkah-langkah diatas agar kedepannya anda dapat sukses dalam menjalankan usaha anda.

Selamat mencoba.

56 Responses to 10 Langkah Merintis Usaha Sendiri dari Nol dengan Modal Kecil

  1. SWOT berkata:

    Informasinya sangat mendalam gan, saran saya mungkin bisa juga di sambungkan dengan analisis swot untuk poin perencanaan. Thanks happy blogging

  2. ristant berkata:

    Informasi yang bagus dan ilmu yang bermanfaat, semoga menjadi keberkahan dalam hidup. Sukses selalu

  3. Mantap artikelnya. Informatif sekali bagi saya yang masih pemula dalam usaha.

  4. Dea lestari berkata:

    Info yg bnr2 menggugah semangat.mksh y

  5. mesin pengemasan berkata:

    saya akan menerapkan langkah itu, agar usaha saya sukses.

  6. Anti berkata:

    Saya mau buka usaha tapi masih ragu dan takut untuk memulai.

    • Wachid berkata:

      yakin aja gan anti… anda bisa mengikuti step by step langkah merintis usaha sendiri dari nol.. yang penting jangan terburu-buru aja..

  7. Terima kasih atas informasinya yang sangat bermanfaat.

  8. Tosika memorina berkata:

    Terimakasi atas infonya, saya bisa minta saran? Saya ingin memulai bisnis saya di bidang makanan tapi saya ingin bekerjasama dengan ibu ibu disekitar likungan saya untuk menjadi sdm di ukm yang saya ingin rintis. Bagaimana saya bisa melakukannya? Apa yang harus saya lakukan?

    • Wachid berkata:

      Terima kasih kembali tosika,maksudnya kerja sama bagaimana tosika maksud? Kalau yang anda maksud sebagai tenaga kerja/karyawan untuk usaha makanan yang ingin tosika rintis, alangkah baiknya tosika survei terlebih dahulu. Bertanyalah pada beberapa tetangga yang tosika kenal, ada nggak ibu-ibu yang lagi butuh pekerjaan. Selain itu, bilang bahwa anda mencari pekerja yang rajin dan cekatan untuk usaha warung makan misalnya. Beberapa diantara mereka tentu akan merekomendasikan si A atau si B. Setelah itu, anda tinggal datengin orangnya dan tawarkan pekerjaan padanya.

  9. Rahmat berkata:

    Keren motivasi nya gan…

  10. Raka alvaro berkata:

    Terima kasi atas sarannya sungguh bermanfaat… Minta sarannya pak… Sekarang sya usaha jual kaset… Sdah 4 thn berjalan,alhamdulilah berjaln lancar….skarang yg sya fikirkan kepingin tambah usaha lagi pak…usha yang ingin sya jalankan “JUALAN PAKAIAN”..bagaimana merintis mulai dari nol? Terima kasih…

    • Wachid berkata:

      Terima kasih kembali untuk mas raka atas komentarnya. Menurut saya apapun usaha yang ingin mas raka jalankan pada intinya prosesnya sama seperti artikel diatas. Begitu juga dengan jualan pakaian. Akan tetapi yang perlu mas raka garis bawahi adalah cara mengatur keuangan usaha yang baik sehingga meskipun usahanya ada dua atau lebih tidak menjadi masalah. Artikel saya yang berjudul 7 Tips Jitu Pengelolaan Keuangan Usaha Agar Cepat Berkembang ini mungkin bisa membantu mas. Terima kasih..

  11. Tulison berkata:

    Sangat menginspirasi tulisannya! Terimakasih gan!

  12. Masri Wahyudi berkata:

    Saya karyawan swasta sudah bekerja selama 18th lebih dgn masa kerja yg begitu lama saya merasakan kejenuhan.dan selama ini saya juga menggeluti usaha sampingan buat tambahan penghasilan.tp setiap saya pingin membuka usaha terkendala PD pekerjaan tetap saya,yg saya tanyakan bagaimana sikap yg harus saya ambil? berhenti kerja dan menggeluti usaha dr nol ato menjalankan usaha sambil bekerja?tolong nasehat nya,terima kasih.

    • Wachid berkata:

      Sebelumnya terima kasih atas kunjungan mas yudi di blog saya ini. Dalam kasus mas yudi ini, mungkin agan harus benar-benar memikirkan dengan matang terlepas dengan apapun pilihan agan. Misalnya, jika agan ingin tetap bekerja sambil membuka usaha sampingan. Tentunya agan memang harus memprioritaskan pekerjaan itu daripada usaha sampingan agan. Kelebihannya, agan tetap mendapat gaji tiap bulannya meskipun usaha sampingannya tidak berjalan dgn yg diharapkan. Lain cerita jika agan keluar dan memilih menjalankan usaha dari nol. Sebaiknya agan persiapkan satu atau dua tahun kedepan sebelum memutuskannya. kenapa? agar agan punya persiapan matang untuk memulai usaha tersebut sehingga saat agan sudah tidak mendapat gaji tiap bulan, agan tetap bisa bertahan untuk merintis usaha dan menafkahi anak istri

  13. robby f berkata:

    aduh gan ,,saya ingin membangun dan merintis usaha dari nol ,, tapi saya bingung untuk memulainya itu di muali dengan usaha apa yah ?? mungkin agan bisa mencarikan solusi ..
    terima kasih ..

  14. Rendra berkata:

    Gan saya mau minta saran nih, saya saat ini berusia 21th dan saya sedang menempuh kuliah (semester 6),dari sebelum kuliah sampai saat ini,saya juga sedang bekerja. Sampai suatu ketika saya berfikiran untuk membuka usaha dengan modal tabungan saya selama saya kerja. Saya sudah merencanakan semuanya matang2 tetapi saya masih ragu antara menyelesaikan kuliah saya dahulu sambil kerja atau memilih membuka usaha yang mungkin akan berdampak pada kuliah dan pekerjaan saya. Mohon bantu kasih saran ya gan. Terima kasih.

    • Wachid berkata:

      Terima kasih atas kunjungannya mas rendra. Menurut saya pribadi sih sebaiknya mas rendra fokus untuk menyelesaikan kuliahnya dulu. Karena seperti yang mas bilang, jika mas membuka usaha tentu akan mengganggu kuliah dan pekerjaan kamu. Ingat mas bahwa dalam usia kamu sekarang lebih baik untuk memprioritaskan pendidikan dahulu. Tabungan yang kamu punya bisa dialihkan untuk investasi terlebih dahulu sambil menunggu kuliahnya selesai. Artikel saya tentang 8 Investasi Terbaik Yang Akan Buat Anda Kaya Di Usia 35 Tahun ini mungkin bisa kamu coba. Namun, jika memang kamu tetap ngebet pengen tetap buka usaha, saya sarankan untuk memulai usaha yang tidak banyak menyita waktu kamu. Misalnya saja jualan pulsa online yang mana dimanapun kamu berada bisa tetap melayani pelanggan.

      • Rendra berkata:

        Terima kasih banyak gan atas saran yang sudah anda berikan, dengan begitu saya jadi lebih semangat untuk segera menyelesaikan pendidikan saat ini. Sambil belajar hal baru seperti investasi yang sudah agan sarankan sambil merencanakan usaha tanpa terburu buru mungkin,sehingga rencana saya sebelumnya dapat lebih mantab. Sekali lagi terima kasih banyak untuk saran nya Mas Wachid.

  15. dewik berkata:

    Terimakasih untuk saran dan informasinya..
    Pikiran jadi terbuka..
    Hanya saja masih bingung di bagian business plan nya.

    • Wachid berkata:

      sama sama mbk dewik… kalo dari segi perencanaan bisnis sih memang agak ribet mbak. Namun, keberhasilan sebuah bisnis sangat tergantung dari persiapan yang cukup matang. Mulai dari jenis bisnis apa yang mau dijalankan, berapa modal yang mbk punya, target konsumen, dll

  16. Same berkata:

    Bgus n bleh d coba solnya sya juga lgy berfikir bgy mna cra mengembangkan kemapuan yg bisa sya jalankan saat n mau buka usaha kecil tpi sulit msih ragu peminat

    • Wachid berkata:

      maksih atas kunjungannya mas same… yang penting dalam membuka usaha itu yakin aja mas. Tumbuhkan mental baja agar mas berani mengambil resiko untuk menjdi orang sukses kedepannya

  17. Mufti berkata:

    Trimakasi atas tips dan motivasi ny sangat2 bermanfaat bagi orang yg sungu2 ingin membuka usaha termaksud saya

  18. Bella anggraini berkata:

    Gimana yah mas cara mencari jaringan tersebut

    • Wachid berkata:

      terima kasih atas kunjungannya mbak bella, dalam mencari jaringan yang sejenis dengan usaha yang sedang mbak rintis, mbak bisa bergabung dengan komunitas usaha didaerah mbak atau mungkin mencarinya di jejaring sosial seperti grup facebook. Disana banyak bertebaran kumpulan orang yg saling share pengalaman tentang bisnis mereka.

  19. purwanto berkata:

    Dulu saya seorang pengusaha bisa dibilang apa yg saya inginkan 80%sudah tercapai namun karena beberapa hal saya gulung tikar bahkan habis tak tersisa,sekarang saya bekerja sebagai karyawan kontrak dan mungkin terlalu nyaman dengan kehidupan saat ini sehingga untuk mulai usaha lagi rasanya berat.
    Saya sadar sampai kapanpun namanya karyawan tetap karyawan,sungguh mustahil dan rasanya gak mungkin untuk mendapatkan hasil ekonomi seperti jadi pengusaha.
    Bisa hidup bayar kontrakan,anak sekolah lancar makan tiap hari aja seakan sudah sangat bersyukur.
    Jujur dalam hati saya ingin mulai lagi usaha walaupun dari nol tapi kebutuhan untuk bulanan membuat saya takut untuk mulai usaha,untuk saat ini lebih nyaman dengan gaji sebagai karyawan meskipun bisa dibilang tanpa sisa.
    Mohon saran dan kritik membangun dari admin atau suhu senior yg lain apa yg harus saya lakukan.
    Terima kasih sebelumnya
    Alamat email saya purwanto210276@gmail.com
    Wa.085321993339
    Note:Saya suka dengan usaha berkaitan dg hoby desaint coreldrw dll.untuk percetakan dll.
    Dari hasil sisa kerja dikit demi sedikit sudah mulai bisa beli laptop sama printer saja.
    Sementara sekarang bekerja sebagai sopir truk.

  20. Yogi berkata:

    Terimqkasih motivasi nya.. Saya karyawan yang ingin memulai usaha sendiri Tapi masih ragu dan terkendala dengan modal

    • Wachid berkata:

      terima kasih kembali yogi, jika memang ingin memulai usaha. Segeralah action dari sekarang. Jangan hanya lewat angan-angan saja. Jika kendala kamu soal modal, dijaman sekarang ada banyak peluang usaha dengan modal kecil. Artikel saya tentang 12 peluang usaha modal 500 ribu mungkin cocok untuk kamu.

  21. irna berkata:

    Mau donk joint,gmn cranya gan

  22. Salis berkata:

    Jujur sya sdh bosan jd pegawai. Dan usaha saya itu ga tetap. Klo musim buah, jualan buah, skrg lg ga musim buah. Pngn jualan es. Tnggl msh bngung milih lokasi yg pas, klo mnurut admin, loksi yg pas buat jualn es durian itu yg stratgis dmn? Pa hrs keliling? Pa mangkal?

    • Wachid berkata:

      terima kasih atas kunjungannya salis.. tergantung tempat dan kondisi didaerah salis sih. Lokasi yang strategis yang pasti ditempat keramaian yang banyak lalu lalang masyarakat. kalau keliling salis harus siap dengan tenaga yang lebih ekstra. Selain itu, jualan keliling memaksa salis harus memikirkan strategi agar jualannya sukses. Kebanyakan jualan keliling memberikan harga yang lebih murah dibandingkan jika qt mangkal. Hal ini terjadi karena kebanyakan orang membeli jajanan keliling karena selain hanya karena rasa kepengen atau penasaran, juga karena harganya yang terjangkau. terlebih untuk anak-anak.

  23. Hafidz Dinan berkata:

    Terimakasih ilmunya,
    Mudah mudahan segera dapat saya praktekkan. AMIN

  24. Umy berkata:

    Terimakasih motivasix akan ku coba

  25. deripurnama berkata:

    motivasi ini sangat bermanfaat dan bisa membuka wawasan saya untuk membuka usaha .. terima kasih motivasi ini sangat mendorong sama untuk usaha .

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *