11 Cara Menjadi Agen Sembako yang Sukses dengan Modal Kecil

cara menjadi agen sembako murah

Cara menjadi Agen Sembako – Jika Anda sedang mencari usaha yang tidak pernah sepi peminat, maka saya sarankan untuk menjadi agen sembako. Usaha rumahan ini merupakan jenis usaha yang tidak ada matinya karena barang yang dijual adalah produk yang dibutuhkan semua orang setiap harinya.

Menjadi agen atau grosir sembako berarti Anda fokus melayani penjualan untuk para pengusaha toko rumahan, toko sembako, dan toko kelontong yang menjual barang secara eceran. Sehingga untuk memulainya memang membutuhkan modal yang besar.

Hanya modal besar saja tidaklah cukup. Butuh kerja keras dan waktu yang tidak sebentar untuk merintis usaha ini agar bisa sukses menjadi agen sembako. Saya katakan demikian karena orang tua saya sendiri adalah pebisnis grosir sembako yang cukup sukses di kampung saya.

Mengawalinya dari tahun 2001, dua tahun kemudian barulah mulai terlihat hasilnya. Hal itu terjadi karena modal yang dimiliki orang tua saya sedikit. Orang tua saya bilang, mereka memulainya hanya dengan modal awal Rp 7 juta. Hingga sekarang telah memiliki 3 toko agen sembako di 3 pasar berbeda dan 1 stok gudang di samping rumah saya.

Nah, jika Anda masih ingin jadi distributor sembako, maka saya akan bagikan pengalaman orang tua saya dalam menjalankan bisnis grosir sembako meskipun dengan modal kecil.

Berikut 10 cara menjadi agen sembako murah yang sukses meskipun dengan modal kecil

1. Yang Penting Punya Tempat Dulu

Cara menjadi agen sembako yang pertama kali Anda lakukan adalah memiliki tempat untuk menjalankan usaha Anda. Tempat tersebut bisa digunakan sebagai tempat berjualan dan sebagai tempat penampungan barang. Tanpa tempat, Anda tidak akan bisa dipercaya oleh distributor sembako sebagai agen mereka.

Tempat ini tidak harus milik Anda sendiri, Anda bisa menyewanya. Yang penting lokasinya mudah di jangkau orang-orang yang ingin kulakan sembako. Saya sarankan Anda memilih lokasi usaha yang strategis.

Orang tua saya sendiri memilih berjualan sembako di pasar tradisional. Karena pasar adalah tempat paling mudah untuk mendapatkan pembeli. Kebanyakan orang pasti berpikir bahwa kulakan di pasar harganya pasti lebih murah ketimbang belanja di tempat lain. Lagi pula harga sewa lapak di pasar biasanya lebih murah daripada menyewa ruko di pinggir jalan.

Berbeda cerita jika tempat tinggal Anda di pinggir jalan yang ramai. Anda bisa membangun ruko dirumah Anda. Sehingga orang-orang didaerah Anda tidak perlu jauh-jauh ke pasar untuk membeli dagangan sembako.

Baca juga : 13 Tips memilih tempat usaha yang strategis untuk bisnis Anda

2. Analisa Modal Menjadi Agen Sembako

Yang namanya bisnis tentu butuh yang namanya modal. Apalagi Anda ingin menjadi agen sembako yang menyediakan barang-barang yang akan di kulak oleh penjual toko kelontong eceran.

Mungkin Anda membayangkan modal yang harus dikeluarkan bisa mencapai ratusan juta rupiah. Ya memang betul, jika Anda ingin menjadi agen sembako besar memang membutuhkan modal yang sangat besar. Bahkan Rp 100 juta mungkin tidak akan cukup.

Akan tetapi Anda tidak perlu berpikir sejauh itu. Anda bisa mencontoh orang tua saya, mereka benar-benar membangunnya dari modal kecil. Namun dengan kerja keras dan perjuangan, akhirnya usaha sembako mereka bisa sukses.

Untuk saat ini, setidaknya Anda butuh modal Rp 20 – 30 juta sebagai modal usaha agen sembako. Modal tersebut untuk menyewa tempat dan kulak barang-barang yang dibutuhkan untuk berjualan.

Jika Anda kesulitan untuk mendapatkan modal sebesar itu, silahkan simak 11 cara mencari modal usaha untuk bisnis Anda

3. Mulailah Menulis Daftar Barang yang Akan di Jual

daftar sembako murahSetelah Anda memiliki tempat untuk berjualan dan tentu saja modal. Saatnya Anda menulis daftar barang yang akan Anda jual. Hal ini perlu dilakukan agar Anda lebih mudah dalam mempergunakan modal untuk belanja.

Sembako merupakan singkatan dari sembilan bahan pokok yang umumnya terdiri dari :

  • Beras, jagung dan sagu
  • Gula pasir
  • Daging sapi, ayam dan ikan
  • Minyak goreng dan mentega
  • Sayuran dan buah-buahan
  • Susu
  • Telur ayam
  • Garam beryodium
  • Minyak tanah.

Untuk minyak tanah, mungkin telah beralih ke gas Elpiji. Karena sangat sulit untuk menemukan minyak tanah sekarang.

Dari kesembilan bahan pokok tersebut, Anda tidak perlu menjual semuanya. Contohnya seperti daging, sayuran dan buah-buahan yang biasanya memiliki pangsa pasar sendiri.

Anda bisa berjualan produk yang memiliki merk dan barangnya lebih tahan lama seperti beras, minyak goreng, gula, garam, susu dan lain sebagainya.

Disamping kebutuhan pokok diatas, Anda juga bisa menambah produk lainnya seperti kopi, teh, bumbu-bumbu dapur, peralatan mandi, makanan ringan dan lain sebagainya. Semuanya bisa Anda lengkapi saat Anda sudah mulai berjualan dan menyesuaikan permintaan konsumen.

4. Bekerja Sama dengan Distributor-Distributor Produk

Setelah Anda menulis daftar barang yang ingin Anda jual, hal selanjutnya yang harus lakukan adalah mendatangi distributor sembako besar yang ada di kota Anda. Anda bisa langsung kulakan disana agar mendapatkan harga yang lebih murah.

Untuk produk yang sudah memiliki brand besar contohnya produk milik Wings, P&G, Indomarco, Unilever dan lain sebagainya. Anda bisa langsung menghubungi salesnya.

Jika Anda sama sekali tidak mengenal sales distributor tersebut, Anda bisa bertanya pada para pedagang di pasar atau di sekitar Anda yang sudah lama menjadi agen. Biasanya mereka memiliki nomer telepon sales distributor mereka.

Setelah Anda mendapatkan kontak mereka, Anda bisa meminta sales tersebut mendatangi Anda untuk mendaftarkan toko Anda ke daftar konsumen mereka.

Kebanyakan distributor bisa memberikan Anda piutang saat Anda telah menjadi agen resmi dan memiliki kredit limit. Jadi Anda bisa membawa barang mereka dan membayarnya setelah seminggu atau 2 minggu kemudian.

Simak juga : 9 Ide peluang usaha modal 10 juta untung besar

6. Mulai Dari yang Kecil

Setelah Anda terdaftar sebagai outlet resmi mereka, biasanya mereka tidak akan memberikan Anda piutang. Karena outlet Anda masih baru, jadi Anda harus membeli barang mereka secara cash terlebih dahulu.

Hal ini adalah cara mereka menganalisa kecepatan perputaran barang Anda, kelancaran pembayaran dan untuk mengetahui apakah toko Anda berpotensi menjadi lebih besar atau tidak. Mereka juga tidak akan langsung percaya pada toko yang baru buka dan belum memiliki cashflow yang bagus.

Untuk itu, belanjalah sesuai dengan kekuatan modal Anda. Jangan terlalu ambisius mengambil terlalu banyak produk. Biasanya sales akan datang seminggu sekali. Jadi perkirakan dagangan Anda setidaknya bisa habis dalam waktu tersebut. Hal ini untuk mendapat kepercayaan dari mereka.

7. Mengajukan Kredit Limit

mencari distributor sembako murahSaat pertama kali berbelanja di distributor sembako unilever dan sebagainya, Anda harus membeli secara cash selama beberapa bulan dulu untuk membangun kepercayaan distributor.

Jika pembelian Anda sudah lancar dan dalam jumlah yang banyak, Anda bisa mengajukan diri untuk mendapatkan kredit limit (batas utang) di distributor.

Dengan kredit limit ini Anda bisa mendapatkan piutang kepada mereka dan Anda bisa membayar setelah 1 minggu atau 2 minggu tergantung kebijakan distributor. Disinilah Anda bisa memperbesar grosiran sembako Anda dengan modal milik distributor.

Bayangkan jika ada 5 distributor yang memberikan Anda kredit limit masing-masing 10 juta, itu berarti Anda bisa memakai uang 50 juta dari distributor sebagai modal Anda.

Baca juga : 26 Jenis peluang usaha di desa berkembang

8. Minta Diskon Pada Distributor dan Ikuti Program Mereka

Jika Anda menjadi agen sembako, maka Anda harus menyediakan barang dengan harga grosir atau harga yang lebih murah dibandingkan dengan agen lain, sehingga usaha Anda bisa menjadi tempat kulak para pemilik toko sembako eceran.

Jika Anda tidak mengikuti program diskon khusus milik distributor, maka Anda akan kesulitan menjual barang dengan harga lebih murah. Karena margin keuntungan Anda akan semakin kecil. Solusinya adalah dengan meminta diskon atau mengikuti program diskon distributor.

Biasanya mereka selalu memiliki program diskon untuk pembelian dalam jumlah tertentu dan potongannya juga lumayan banyak. Dengan cara ini Anda bisa menjual barang lebih murah dan bisa menarik lebih banyak konsumen untuk kulak ditempat Anda..

9. Bangun Hubungan dengan Konsumen

bisnis grosir sembakoMeskipun Anda telah memiliki sejumlah distributor sembako yang siap menyuplai produk. Semua akan percuma jika Anda tidak bisa mendatangkan pelanggan dalam jumlah besar. Karena sukses tidaknya sebuah bisnis seperti sembako adalah adanya konsumen yang secara kontinyu berbelanja ke tempat Anda.

Oleh sebab itu, cara menjadi agen sembako yang sukses dimulai dengan menjaring pelanggan sebanyak-banyaknya. Di awal Anda mungkin tidak akan langsung mendapat pelanggan tetap. Karena biasanya mereka sudah memiliki tempat kulakan sendiri. Apalagi jika saingan Anda sudah mulai banyak.

Jika Anda membuka usaha didaerah Anda sendiri, mungkin pelanggan yang bisa Anda sasar adalah para kerabat dan tetangga Anda. Mereka akan berbelanja ke tempat Anda karena saling mengenal. Jadi bangun hubungan yang baik dengan mereka karena bagaimanapun merekalah calon pelanggan tetap Anda.

Selanjutnya bisnis grosir sembako Anda akan mulai dikenal dari mulut ke mulut. Disinilah Anda kan mulai mendapat pelanggan baru. Apalagi jika ada sesuatu hal yang bisa membuat mereka lebih tertarik untuk membeli ditempat Anda.

Simak juga : 5 Strategi membangun jaringan bisnis paling efektif

9. Strategi Pemasaran Agen Sembako

Untuk membesarkan usaha sembako, Anda harus memiliki strategi pemasaran yang tepat agar bisnis Anda cepat berkembang. Oleh karena itu, Anda perlu melakukan promosi secara maksimal agar para tengkulak memilih berbelanja di toko Anda.

Beberapa cara yang bisa Anda lakukan diantaranya :

A. Memberikan Harga Murah Dibanding Agen Lain

Memang benar produk-produk sembako harganya hampir merata sama. Entah itu produk yang harganya murah maupun yang harganya mahal. Anda tidak bisa berbeda dengan bisnis baju, Anda tidak bisa mengambil terlalu banyak keuntungan.

Disamping itu Anda juga mesti menarik minat pelanggan untuk berbelanja ke tempat Anda. Salah satu caranya dengan memberikan harga murah dibanding agen lain.

Cara ini memang akan lebih cepat mendapatkan pelanggan. Namun bagaimana Anda bisa mendapat keuntungan?

Untuk mengantisipasi hal tersebut, Anda bisa menerapkan harga murah untuk produk tertentu saja. Jangan semua barang dijual murah. Karena Anda tetap butuh keuntungan untuk mengembangkan bisnis Anda.

Simak juga : 15 Cara promosi produk paling efektif dan terbukti berhasil

B. Memberikan Kredit Limit untuk Pelanggan

Jangan hanya Anda sendiri yang mengharapkan kredit limit dari distributor sembako Anda. Para pelanggan Anda tentunya juga senang jika Anda bisa memberikan kredit limit (batas utang) ketika mereka berbelanja di tempat Anda.

Sama seperti Anda, mereka juga sedang memutar modal. Jadi terkadang kekurangan modal untuk berbelanja. Sementara mereka tetap butuh produk untuk dijual.

Jadi jangan memaksa pelanggan untuk membeli barang secara cash semua. Setidaknya berikan toleransi jika mereka kekurangan uang untuk membayar semua barang yang telah mereka ambil.

Hal ini bisa Anda berikan kepada pelanggan tetap yang telah lama belanja pada Anda ya. Kalau untuk pembeli baru, Anda harus mewajibkan mereka membayar secara penuh.

C. Melayani Semua Pelanggan yang Datang

Meskipun sebenarnya Anda fokus menjual barang ke pengusaha sembako kecil. Tidak menutup kemungkinan ada masyarakat yang berniat membeli di agen sembako seperti Anda. Karena mereka berpendapat bahwa belanja di agen pasti lebih murah.

Meskipun mereka belanja dalam jumlah kecil bahkan terkadang hanya eceran, sebaiknya Anda tetap harus melayaninya dengan baik. Hal ini untuk membangun hubungan baik dengan konsumen Anda. Jangan sampai ada seseorang yang kecewa dengan pelayanan dari Anda.

D. Penuhi Kebutuhan Pelanggan

Untuk mengikat para pelanggan agar terus berbelanja di toko Anda. Sebisa mungkin penuhi kebutuhan setiap pelanggan Anda.

Semisal jika ada pelanggan yang menanyakan minyak goreng merk tertentu dan Anda tidak memilikinya, Anda harus segera kulakan agar ketika pelanggan tersebut menanyakan lagi, barangnya sudah ada.

Selain itu, usahakan untuk update produk-produk tertentu yang ditawarkan distributor Anda. Kalau perlu agen lain belum menjual, Anda sudah memilikinya lebih dulu.

E. Rajin Buka Toko

Kata orang tua saya, cara menjadi agen sembako yang sukses kuncinya adalah selalu rajin buka toko. Kalau perlu bukalah saat pedagang lain belum buka, dan tutup toko saat pedagang lain sudah tutup.

Mengapa?

Karena kita tidak tahu kapan para pelanggan akan berbelanja. Kadang ada yang belanja pagi-pagi sekali, ada yang siang ada juga yang sore. Ketika toko Anda selalu buka, mereka akan merasa nyaman untuk belanja di tempat Anda.

Simak juga : 7 Penyebab toko sembako sepi pembeli dan cara mudah mengatasinya

10. Pengelolaan Keuangan yang Baik

Bisnis apapun pasti membutuhkan pengelolaan keuangan yang baik jika ingin bisnis tersebut berkembang menjadi lebih besar. Tidak terkecuali toko agen sembako Anda.

Memang bisnis sembako tidak sesimpel seperti bisnis gorengan yang mana Anda bisa mengetahui omset atau keuntungan setelah selesai berjualan. Hal ini terjadi karena barang yang Anda jual begitu banyak. Tentu akan sulit untuk memperkirakan keuntungan yang didapat.

Akan tetapi, Anda tetap harus mengelola keuangan usaha dengan benar. Anda harus membagi keuntungan untuk mengembangkan usaha dan juga untuk keperluan Anda sehari-hari.

Meskipun semisal hari ini Anda mendapatkan banyak uang, jangan lantas digunakan untuk berfoya-foya. Karena uang tersebut seharusnya digunakan untuk mengembangkan usaha Anda.

Baca juga : 7 Tips pengelolaan keuangan usaha agar cepat berkembang

11. Memonopoli Perdagangan dengan Menjadi Agen Khusus

Setelah dirasa toko agen sembako Anda mulai berkembang besar. Dan Anda sudah melakukan pengambilan barang dengan jumlah yang banyak di distributor. Anda bisa memonopoli perdagangan di sekitar Anda.

Jika Anda bisa menjual satu produk dengan jumlah yang banyak, lebih banyak dari semua toko di pasar Anda, Anda bisa menjadi agen khusus..

Sebagai contoh, Anda bisa menjual produk mie instan hingga ratusan karton setiap bulan. Maka Anda bisa menawarkan kepada distributor atau pihak pabrik mie instan sebagai outlet khusus dan meminta diskon lebih banyak daripada diskon agen lain.

Jika mereka setuju, Anda akan mendapatkan harga mie instan dengan harga yang jauh lebih murah dan bisa memonopoli produk mie instan di kawasan Anda.

Hal ini tidak berlaku pada mie instan saja, Anda bisa melakukan hal ini pada distributor lain seperti beras, minyak, gula, kecap dan lain-lain.

Cara menjadi agen sembako yang sukses memang tidak butuh kerja keras dan semangat kerja yang tinggi. Jika Anda berminat untuk memulai usaha ini, silahkan ikuti tips-tips diatas agar Anda bisa meraih kesuksesan. Semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *