12 Tips Hemat Uang Belanja Bulanan untuk Ibu Rumah Tangga

ilustrasi hemat belanja bulanan ibu rumah tangga

Peran ibu rumah tangga sangat penting dalam sebuah keluarga. Selain sibuk mengurus anak dan rumah, seorang ibu rumah tangga juga harus pintar dalam mengatur keuangan. Apalagi jika suami mengandalkan gaji tiap bulan. Tentu butuh perhitungan yang matang agar keuangan cukup untuk satu bulan. Dan salah satu yang perlu diperhatikan adalah dalam mempergunakan uang belanja bulanan.

Perlu digarisbawahi bahwa dalam mengatur keuangan rumah tangga mencakup dua hal. Pemasukan dan pengeluaran. Jika pengeluaran anda selama sebulan melebihi pemasukan, maka siap-siap anda harus berhutang untuk menutupi kebutuhan.

Oleh sebab itu, berhematlah dalam memenuhi semua kebutuhan bulanan karena bagaimanapun belanja bulanan merupakan pos yang paling banyak pengeluaran dibanding yang lain.

Berikut 12 tips berhemat belanja bulanan untuk ibu rumah tangga yang bisa anda praktekkan mulai dari sekarang.

1. Tentukan anggaran belanja bulanan

Seperti yang saya singgung diatas, dalam mengatur keuangan ditentukan oleh dua faktor sumber penghasilan dan biaya pengeluaran rumah tangga. Anda tidak boleh menghabiskan semua pendapatan suami hanya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Oleh sebab itu, tentukan seberapa besar anggaran untuk kebutuhan dalam satu bulan. Pada langkah awal ini anda bisa menggunakan sebagian penghasilan setelah dipotong dengan kebutuhan lain seperti tabungan, investasi, biaya kesehatan dan biaya pendidikan anak.

Menentukan anggaran belanja menjadi hal penting yang perlu anda lakukan jika ingin perencanaan keuangan anda berjalan dengan baik.

Baca juga : Inilah Pentingnya Anda Harus Punya Perencanaan Keuangan

2. Buat daftar belanja barang

ilustrasi daftar belanja bulanan hematAgar pengeluaran bulanan tidak membengkak, cobalah untuk membuat list belanja dalam sebulan. Tulis kebutuhan apa saja yang perlu dibeli mulai dari peralatan mandi, kebutuhan dapur, kebutuhan keluarga dan lain sebagainya.

Tulis secara terperinci terutama di sektor dapur. Usahakan untuk membeli barang-barang yang memang dibutuhkan pada bulan itu. Jika perlu diskusikan dengan suami dan anak-anak. Tanyakan pada mereka apa saja kebutuhan yang ingin mereka beli.

Setelah menulis semua daftar belanja tersebut, berusahalah untuk belanja hanya berpedoman dengan daftar belanjaan yang anda buat. Dengan begitu pengeluaran anda tidak akan membengkak.

3. Prioritaskan membeli barang yang dibutuhkan

Hal lain yang membuat pengeluaran terasa boros adalah tidak bisa membedakan antara kebutuhan dan keinginan. Kebutuhan yang menjadi prioritas belum terbeli, anda sudah membeli barang-barang lain yang anda inginkan.

Maka dari itu, ketika anda membuat daftar belanja, sebaiknya tulis di posisi paling atas semua kebutuhan yang anda anggap penting terlebih dahulu. Setelah itu barulah menulis kebutuhan lain yang tidak terlalu penting.

Selain itu ketika anda sedang berbelanja, jangan sampai anda tergoda untuk membeli barang-barang yang tidak penting. Terkecuali jika ada sisa uang belanja di akhir bulan, anda bisa menggunakannya untuk membeli barang yang anda inginkan. Lebih bagus lagi jika disimpan agar tabungan anda semakin banyak.

Baca juga : 12 Tips Menabung Meskipun Dengan Gaji Pas-Pasan

4. Gunakan metode amplop

Mengatur belanja bulanan dengan metode amplop mungkin terasa kuno. Apalagi dijaman sekarang yang bisa menyimpan uang dibank. Tinggal gesek lewat ATM maka anda bisa mengambil uang yang anda butuhkan. Tapi tahukan anda bahwa mempergunakan uang dari ATM kebanyakan malah membuat pengeluaran semakin boros.

Berbeda halnya dengan metode amplop. Meskipun terkesan ketinggalan jaman namun cara ini cukup efektif untuk menghemat uang belanja. Siapkan 31 amplop untuk menaruh uang belanja anda selama sebulan. Bagilah uang tersebut sama rata sehingga kebutuhan belanja anda cukup. Tulis amplop mulai dari angka 1 sampai 31 yang menandakan tanggal anda berbelanja.

Cara ini malah terkadang membuat uang belanja anda masih ada sisa uang di beberapa tanggal yang mungkin kebutuhan belanja anda tidak terlalu besar. Sehingga saat akhir bulan, anda tinggal menggabungkan uang yang masih tersisa di masing-masing amplop.

Uang tersebut bisa anda simpan atau gunakan untuk memenuhi keinginan anda yang lain. Anggap saja sebagai hadiah di akhir bulan.

5. Buat daftar menu makanan mingguan

Salah satu penyebab pengeluaran anda terasa boros sebenarnya berada di pos dapur. Terutama dalam hal memasak setiap harinya. Apalagi jika anda berlebihan dalam membeli bahan makanan. Sehingga terkadang apa yang anda masak tidak termakan atau malah belum dimasak tapi sudah keburu basi.

Untuk itu, belajarlah mengontrol pola belanja anda dengan membuat daftar menu makanan mingguan. Memang terasa seperti kebanyakan aturan namun cara ini setidaknya dapat menghemat uang belanja anda.

Dalam seminggu cobalah tulis apa saja menu makanan yang ingin anda masak. Jika anda kebingungan, tanyakan pada suami dan anak mereka mau makan apa dalam minggu ini. Setelah daftar menu tersebut jadi, anda tinggal belanja bahan-bahan makanan yang memang dibutuhkan sesuai dengan daftar tersebut.

Baca juga : 8 Ide Bisnis Rumahan Yang Menjanjikan untuk Ibu Rumah Tangga

6. Biasakan belanja di pasar tradisional

ilustrasi menghemat uang belanjaBanyak orang memilih belanja di supermarket dibandingkan belanja di tradisional dengan alasan malas berdesak-desakan dan bau. Padahal jika anda ingin belanja hemat dan murah, pasar tradisional menjadi pilihan tepat untuk anda. Terutama untuk bahan-bahan masakan.

Mengapa demikian? Karena di pasar semua barang yang dijual tidak dibebani dengan beragam pajak yang bisa membuat harga barang-barang menjadi lebih mahal. Selain itu, banyak barang-barang yang masih bisa ditawar sehingga kita mendapatkan harga termurah.

7. Bandingkan dan teliti sebelum membeli barang

Meneliti barang yang ingin dibeli juga merupakan cara efektif untuk menghemat uang belanja bulanan. Misalnya saja dari segi gizi. Jika anda terbiasa membeli daging, sesekali cobalah menggantinya dengan telur yang tentu memiliki harga lebih murah. Toh sama-sama punya kandungan protein yang tinggi. Anda juga bisa menggantinya dengan protein nabati seperti tahu dan tempe.

Selain itu, cobalah membandingkan harga untuk semua barang belanja yang akan anda beli. Sebagai contoh anda bisa membeli ditempat belanja si A yang menjual daging ayam lebih murah dibandingkan si B. padahal kualitasnya tidak jauh beda.

Begitu pun ketika anda belanja di supermarket. Terkadang supermarket A menjual kebutuhan rumah tangga seperti sabun, pampers, susu dan minyak goreng lebih murah namun untuk harga produk lain lebih mahal. Di sinilah anda harus pintar dalam membandingkan harga. Belilah barang yang lebih murah namun kualitasnya sama.

8. Jangan terfokus pada merek tertentu

Banyak orang masih suka mengedepankan merek dalam membeli sesuatu. Kadangkala ada yang beranggapan bahwa merek yang sudah di iklankan di TV merupakan produk yang wajib dibeli. Padahal jika anda mau membandingkan, sebenarnya banyak produk dagangan yang memang kurang terkenal namun secara kualitas sama bahkan lebih baik.

Oleh sebab itu, ubahlah mindset anda tersebut. Jangan hanya fokus pada produk tertentu yang memang sudah punya brand lebih terkenal. Di jaman sekarang ini sudah banyak kok perusahaan-perusahaan lain yang memproduksi barang-barang kebutuhan rumah tangga. Jadi ada pilihan untuk membeli barang yang lebih murah namun mendapat kualitas tidak jauh beda.

Baca juga : 10 Cara Mengatur Keuangan Rumah Tangga Bagi Pasangan Baru Nikah

9. Cari barang diskon

Ini dia salah satu cara menghemat belanja bulanan yang paling disukai ibu-ibu rumah tangga yakin belanja barang diskon. Eits, tapi tunggu dulu. Terkadang berburu barang diskon malah kebanyakan membuat ibu-ibu sering kebablasan dalam berbelanja.

Loh kok bisa? Karena terkadang mereka malah membeli barang-barang yang tidak sesuai dengan kebutuhan. Sehingga maksud hati ingin lebih hemat uang belanja malah pengeluaran semakin membengkak.

Maka dari itu, pintar-pintarlah dalam membeli barang diskon. Prioritaskan untuk membeli barang yang memang dibutuhkan. Selain itu bandingkan dengan harga sebelum diskon. Karena terkadang barang-barang tersebut harganya sudah dinaikkan terlebih dahulu sehingga setelah di diskon jatuhnya sama dengan harga sebelumnya.

Begitu juga dengan kualitas barang. Namanya barang yang di diskon biasanya ada cacatnya atau tanggal kadaluwarsanya tinggal sebentar lagi. Anda harus teliti dan memeriksa kondisi barang agar dapat yang bagus.

10. Simpan nota pembelian

Agar pengeluaran anda setiap bulan terkontrol dengan baik, cobalah untuk menyimpan bon atau nota pembelian. Tujuannya agar anda bisa membandingkan harga bulan ini dengan bulan berikutnya. Apakah mengalami kenaikan atau sebaliknya.

Disamping itu, nota pembelian sangat berguna ketika anda sedang berburu barang diskon. Semisal harga diskon sangat murah dibanding harga normal maka anda bisa membelinya bahkan dua sekaligus sehingga bisa anda simpan untuk bulan berikutnya.

11. Usahakan hindari pemakaian kartu kredit

Menggunakan kartu kredit memang mudah dan praktis. Tinggal gesek semua barang yang anda beli sudah terbayarkan. Namun jika anda keseringan belanja dengan kartu kredit, maka siap-siap tagihan kartu kredit anda membengkak. Jika anda memang ingin menghemat uang belanja bulanan, maka usahakan untuk tidak menggunakan kartu kredit.

Mengapa demikian? Karena saat anda menggunakan kartu kredit, ada kemungkinan anda tergoda untuk membeli barang lain yang sebenarnya diluar daftar belanja anda.

Misalnya ketika anda belanja di supermarket lihat promo beli 2 gratis 3. Padahal produk tersebut bukanlah barang yang anda butuhkan. Karena tergiur dengan promosinya anda tetap membelinya.

Berbeda jika anda menggunakan uang cash yang mana anda akan lebih condong membeli barang sesuai kebutuhan saja. Jika memang ingin membeli barang lain tentunya anda harus melihat isi dompet dahulu masih cukup atau tidak.

Baca juga : 14 Kebiasaan Buruk Ini Bisa Membuat Anda Terlilit Hutang

12. Menyimpan bahan makanan dengan baik

Menyimpan bahan makanan dengan baik juga menjadi cara untuk menghemat uang bulanan anda. Apalagi untuk bahan-bahan yang memang mudah basi seperti ikan, daging dan sayur. Bahan-bahan tersebut bisa anda simpan di kulkas agar lebih awet jika anda belum ingin memasaknya.

Sebenarnya masalah seperti ini bisa anda atasi dengan cara membeli bahan makanan seperlunya saja. Sehingga tempat penyimpanan anda tidak penuh dengan bahan makanan.

Mengelola uang belanja bulanan memang cukup merepotkan. Cobalah belajar dengan mengikuti tips-tips yang saya bagikan diatas. Siapa tahu anda jadi bisa lebih hemat dalam membelanjakan uang anda.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *