13 Tips Memilih Tempat Usaha yang Strategis untuk Bisnis Anda

memilih tempat usaha yang strategis

Tempat usaha yang strategis besar sekali pengaruhnya terhadap bisnis Anda kedepannya. Karena ketika Anda salah menentukan lokasi, bisnis Anda mungkin tidak akan bisa berkembang. Sebaliknya, jika penentuan lokasi usaha Anda tepat, maka siap-siap bisnis Anda akan sukses.

Coba perhatikan usaha-usaha sukses yang ada di sekitar Anda. Anda pasti bisa melihat kalau usaha tersebut berada di tempat yang strategis. Salah satu contohnya di pinggir jalan perkotaan.

Hal ini yang mendorong para pelaku usaha berbondong-bondong mencari tempat usaha yang strategis di tengah kota meskipun harga sewanya mahal.

Kalau saya boleh saran, jangan tertipu dengan harga sewa yang mahal atau pun harga sewa yang terlalu murah. Belum tentu yang mahal adalah tempat strategis dan belum tentu juga menyewa tempat murah merupakan tempat yang tidak strategis.

Oleh karena itu, Anda harus meneliti dan menganalisis secara keseluruhan lokasi tersebut. Sehingga Anda bisa mendirikan usaha di tempat yang tepat dan berpotensi menaikan penjualan Anda.

Bagaimana cara memilih lokasi yang strategis untuk usaha yang sesuai dengan produk Anda?

Berikut 13 tips memilih tempat usaha yang strategis agar bisnis Anda cepat berkembang.

1. Sesuaikan dengan Produk yang Anda Jual

Sekarang coba bayangkan siapa orang yang sangat membutuhkan produk Anda?

Jangan menjawab semua orang butuh ya.

Tentukan secara spesifik agar Anda bisa menentukan tempat yang tepat.

Sebagai contoh, Jika Anda mau berbisnis cafe dengan target market kalangan menengah keatas. Maka Anda harus mencari tempat yang penduduk sekitarnya kebanyakan adalah orang-orang kalangan menengah keatas.

Atau Anda mau membuka usaha fotocopy dan alat tulis kantor, maka Anda harus sebisa mungkin mencari tempat yang dekat dengan kampus dengan banyak mahasiswa. Percuma kalau dekat dengan kampus namun mahasiswanya sedikit.

Sekarang coba pikirkan produk Anda paling cocok untuk siapa.

Laki-laki atau perempuan?… Umur berapa?… Kesukaan mereka apa?… dan dimana mereka berkumpul?

Jika Anda bisa menjawab hal tersebut, sisanya adalah mencari tempat yang pas untuk usaha Anda.

Baca juga : 8 Cara mengatasi rasa takut memulai usaha sendiri dari nol

2. Mencari Banyak Tempat Sekaligus

sewa kios murahSetelah Anda mengetahui siapa target utama produk Anda. Langkah selanjutnya adalah mencari tempat di sekitar lokasi potensial Anda sebanyak mungkin.

Misalkan Anda ingin membuka usaha ayam geprek dan target utama anak SMA dan mahasiswa. Maka Anda harus mencari sebanyak mungkin tempat yang disewakan dan berada di dekat sekolahan SMA dan Kampus.

Atau Anda berniat membuka usaha cuci motor, akan lebih tepat jika Anda membukanya di pinggir jalan yang ramai. Sehingga banyak orang yang berminat untuk menggunakan jasa cuci motor Anda.

Setidaknya carilah 10 tempat yang bisa dikontrakkan.

Kenapa harus 10 tempat?

Jawabannya adalah agar Anda tidak sampai salah pilih. Jika Anda hanya mencari 1 saja, maka Anda akan melewatkan kemungkinan mendapat tempat yang lebih baik dengan harga yang lebih murah. Selain itu, ini juga berfungsi sebagai pembanding untuk mencari mana yang terbaik.

Simak juga : 9 Ide peluang usaha modal 10 juta untung besar

3. Analisa Potensi Lokasi

Apabila Anda sudah mendapatkan 10 tempat berbeda yang siap untuk di sewa. Selanjutnya Anda harus menganalisa lingkungan sekitarnya. Apakah lingkungan sekitar berpotensi memberikan Anda keuntungan.

Caranya adalah dengan menganalisa tempat tersebut, setidaknya ada 10 hal yang harus Anda analisa sebelum menyewanya.

  • Berapa jarak antara target ke tempat yang Anda akan sewa?
  • Berapa jumlah kepadatan penduduk di sekitar tempat yang Anda ingin sewa?
  • Berapa perkiraan pendapatan dan daya beli penduduk sekitar?
  • Apakah ada banyak kompetitor sejenis di area tersebut?
  • Apakah akses menuju lokasi usaha Anda mudah dijangkau?
  • Apakah tempat yang ingin ada sewa cukup terlihat dari jalan?
  • Seberapa luaskah tempat yang ada akan sewa?
  • Apakah harga sewanya masuk akal?
  • Apakah lingkungan sekitar usaha Anda mendukung?
  • Apakah untuk perijinan tempat usaha aman?

Untuk lebih jelasnya, akan saya jabarkan dibawah ini :

4. Menghitung Jarak Antara Target dan Tempat Usaha

Jarak adalah hal yang penting apabila Anda membuka usaha offline. Orang cenderung akan membeli di tempat paling dekat dimana ia berada. Apabila di antara tempat usaha Anda dengan konsumen ada satu kompetitor lain yang lebih dekat. Maka kemungkinan mereka akan membeli di tempat kompetitor Anda.

Salah satu contohnya jika Anda membuka depot air minum isi ulang. Konsumen biasanya akan memilih membeli galon di toko terdekat. Karena selain menghemat waktu, mereka juga tidak perlu capek-capek mengangkut galon yang cukup berat.

Untuk itu, pastikan Anda memiliki jarak yang terdekat dengan target market dibanding competitor lain. Jangan sampai lebih dari 2 km.

Rekomendasi Artikel :

Tips memulai usaha depot air minum isi ulang yang sukses

5. Menghitung Kepadatan Penduduk Sekitar

Setelah Anda tahu jika jaraknya dekat, selanjutnya Anda harus menghitung kepadatan penduduk disekitar lokasi Anda. Apabila hanya ada sedikit, maka lebih baik Anda mencari tempat lain.

Untuk mengetahui seberapa banyaknya kepadatan penduduk di lokasi tempat usaha yang akan Anda pilih. Anda bisa memanfaatkan layanan Google Maps. Disana Anda akan mengetahui tempat yang banyak rumahnya.

Selain itu, Anda juga bisa survey secara langsung dengan mendatangi tempat usaha tersebut. Dengan begitu, Anda akan lebih yakin untuk membuka usaha di tempat yang sudah Anda pilih.

Baca juga : 6 Tahapan membuat perencanaan usaha agar cepat berkembang

6. Perhatikan Daya Beli dan Pendapatan Rata-Rata Penduduk Sekitar

daya beli masyarakatDaya beli masyarakat juga harus Anda perhatikan dalam memilih tempat usaha. Percuma penduduknya padat namun daya beli masyarakat rendah. Mereka hanya akan berlalu lalang melewati lapak jualan Anda namun hanya sedikit yang membeli.

Daya beli masyarakat tentu seiring dengan pendapatan rata-rata penduduk. Jika pendapatan mereka tinggi, setidaknya daya beli mereka juga tinggi. Hal ini tentu akan menguntungkan Anda.

7. Mengecek Kompetitor

Pastikan jangan memilih tempat usaha yang sudah banyak saingannya. Apalagi jika jumlah kepadatan penduduk disekitar lokasi tersebut tidak banyak. Tentu Anda akan sulit bersaing dengan mereka yang sudah mapan dan punya pelanggan tetap.

Kecuali kalau tempat tersebut ada di pinggir jalan yang ramai. Disamping itu, Anda harus yakin memiliki strategi pemasaran yang bagus sehingga Anda bisa bersaing dengan kompetitor yang sudah terlebih dahulu buka usaha di tempat tersebut.

Baca juga : 8 Strategi pemasaran produk baru untuk usaha kecil paling efektif

8. Usahakan Akses Menuju Lokasi Usaha Mudah Dijangkau

Ciri-ciri tempat usaha yang strategis tentu aksesnya mudah di jangkau. Hal ini untuk membelikan rasa nyaman pada pelanggan ketika ingin datang ke lokasi usaha Anda.

Hal ini yang membuat banyak orang memilih pinggir jalan yang ramai sebagai lokasi untuk memulai usaha mereka. Karena konsumen tentu akan lebih mudah untuk menjangkaunya.

Namun, hindari memilih lokasi yang terdapat pembatas tengah di sepanjang jalan. Terkadang konsumen malas untuk putar balik menyebarangi jalan. Apalagi jika dijalur mereka juga ada kompetitor yang menjual produk yang sama dengan Anda.

Selain itu, usahakan memilih lapak usaha yang lahan parkirnya cukup luas. Terutama jika Anda menjual produk kelas atas yang rata-rata konsumennya mengendarai mobil. Jika kesulitan mendapat tempat parkir, tentu mereka akan malas belanja ditempat Anda.

Simak juga : Tantangan memulai usaha sendiri dan cara mudah mengatasinya

9. Usahakan Terlihat dari Jalan

Usahakan untuk mencari tempat yang bisa dilihat 20 meter dari ujung jalan. Hal ini penting agar semua orang yang lewat dapat melihat tempat usaha Anda.

Contohnya saja jika Anda ingin membuka usaha warung sembako. Jika lokasi yang Anda pilih terlalu masuk kedalam, maka orang yang seharusnya ingin berbelanja akhirnya tidak jadi karena tidak tahu kalau Anda buka toko di situ.

Oleh sebab itu, usahakan penentuan tempat usaha yang Anda pilih terlihat agar orang mudah melihat tempat usaha Anda.

Rekomendasi Artikel : 

7 Penyebab toko sembako sepi pembeli dan cara mengatasinya

10. Seberapa Luas Tempat Usaha

penentuan tempat usaha yang tepatApabila Anda berbisnis di bidang kuliner, contohnya rumah makan. Maka Anda harus mengira-ngira berapa banyak orang yang bisa masuk ke dalam tempat usaha Anda. Karena saat makan orang membutuhkan waktu yang agak lama. Anda tidak mau bukan kalau tempatnya penuh sehingga pelanggan lain tidak bisa masuk.

Tapi jangan juga terlalu luas, karena bisa terlihat sepi. Cek juga ketersediaan lahan parkir. Hal ini sangat penting. Karena tanpa adanya tempat parkir yang cukup, maka mereka akan kesulitan untuk membeli di tempat Anda.

Akan tetapi, jika memang usaha Anda hanya membutuhkan tempat yang kecil. Jangan Anda sewa tempat usaha yang terlalu luas.

Contohnya saja jika Anda ingin buka usaha salon kecantikan. Anda mungkin hanya membutuhkan kios usaha seluas 5 x 5 meter. Hal ini untuk menghemat harga sewa dan juga akan lebih mudah dalam menjaga kebersihannya.

11. Cek Harga Sewa

Untuk mengecek apakah harga sewanya masuk akal atau tidak. Anda bisa membandingkan harga sewa di sana dengan tempat yang sudah Anda kumpulkan. Anda harus membandingkan antara harga sewa dan banyaknya target market.

Jika terlalu mahal, Anda bisa mencari tempat yang lain. Anda juga bisa bertanya pada pemilik usaha disekitar lokasi untuk mengetahui besaran harga sewa kios di tempat tersebut.Sesuaikan juga dengan modal usaha yang Anda miliki. Jika dirasa tidak cukup, jangan memaksakan untuk menyewa kios yang mahal.

Kalaupun terlalu mahal namun Anda merasa tempat tersebut sangat tepat untuk usaha Anda. Mungkin Anda bisa menyewa kios perbulan. Coba Anda bertanya pada pemilik kios, siapa tahu dia mau sewa kios bulanan.

Simak juga : 11 Cara mudah mencari modal usaha untuk bisnis Anda

12. Perhatikan Lingkungan Sekitar Usaha

Lingkungan sekitar usaha juga perlu Anda perhatikan. Mulai dari segi keamanan dan kebersihan lingkungan. Jika, tempat usaha tersebut rawan pencopetan, penjambretan dan juga begal, tentu konsumen takut untuk belanja didaerah tersebut.

Yang seharusnya Anda bisa mendapatkan 100 pelanggan, akhirnya Cuma dapat setengahnya.

Disamping itu, perhatikan juga kebersihan di sekitar tempat usaha Anda. Hindari membuka tempat usaha di daerah yang dekat dengan limbah pabrik. Misalnya pabrik pengolahan karet yang biasanya baunya cukup menyengat.

Jika daerah tempat usaha Anda terlihat rapi dan nyaman dikunjungi, tentu orang akan senang mendatangi tempat Anda.

13. Perhatikan Tentang Perijinan Usaha

Cara memilih tempat usaha yang strategis dan wajib Anda perhatikan adalah soal perijinan usaha. Anda harus mengecek betul tentang legalitas tempat usaha yang akan Anda sewa.

Jangan sampai ketika usaha Anda sudah berjalan dan memiliki prospek cerah, tapi malah tersandung masalah perijinan tempat usaha. Hal ini tentu akan berdampak besar dalam perkembangan usaha Anda.

Meskipun Anda bisa mencari sewa tempat usaha yang lain, belum tentu tempat tersebut bisa memberikan omset besar seperti lokasi usaha sebelumnya.

Rekomendasi Artikel : 

Cara mudah mengurus surat izin usaha perdagangan (SIUP)

Kesimpulan

Dalam membuka sebuah usaha memang butuh perencanaan yang matang. Salah satunya dalam menentukan sewa tempat usaha. Cobalah 13 tips memilih tempat usaha yang strategis diatas agar usaha Anda bisa cepat maju dan berkembang sesuai dengan harapan Anda.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *