13 Tips Sukses Membuka Usaha Sembako Dari Nol Dengan Modal Kecil

13 tips sukses membuka usaha sembako dengan modal kecil

ilustrasi usaha sembako via https://www.bernas.id/

Usaha sembako merupakan salah satu jenis bisnis yang bisa dijalankan dalam skala besar maupun kecil. Usaha ini juga masuk kategori usaha yang tidak ada matinya. Hal ini wajar mengingat sembako adalah kebutuhan sehari-hari semua orang.

Oleh sebab itu, jika anda sedang bingung mau buka usaha. Ada baiknya anda mempertimbangkan untuk membuka usaha sembako. Jangan khawatir jika anda terbentur masalah modal. Bisnis sembako adalah contoh usaha modal kecil yang bisa anda jalankan dengan mudah. Bahkan anda bisa membukanya cukup dirumah sendiri.

Meskipun kelihatannya mudah, bukan berarti anda akan langsung sukses menjalankan usaha ini. Faktanya banyak pedagang sembako yang gulung tikar meskipun mereka memulainya dengan modal yang besar. Kurangnya pemahaman bisnis dan perhitungan yang matang adalah dua penyebab yang sering terjadi dalam bisnis sembako

Agar anda tidak mengalami nasib yang sama. Cobalah 13 tips sukses membuka usaha sembako dari nol dengan modal kecil berikut ini.

1. Rencanakan Usaha dengan Matang

Apapun bisnis yang ingin anda geluti, sebaiknya rencanakanlah usaha tersebut secara matang. Termasuk membuka toko sembako. Perencanaan usaha toko sembako hampir sama dengan usaha lainnya yang meliputi riset pasar, modal untuk memulai, produk yang ingin dijual, penyuplai dagangan, resiko yang dihadapi, keuntungan yang ingin dicapai serta pengembangan usaha.

Coba anda bayangkan jika tanpa perencanaan tahu-tahu anda membuka toko sembako. Padahal lokasi tempat usaha anda tidak terlalu ramai dan pesaingnya banyak. Mungkin anda akan tetap bisa bertahan, namun anda tidak akan mencapai margin keuntungan yang diharapkan dan lagi, peluang untuk dapat mengembangkan usaha cukup sulit.

Jika anda ingin lebih detail mengerti tentang bagaimana cara membuat rencana usaha, cobalah untuk mengunjungi finansialku.com.

2. Lakukan Riset Pasar

Setelah membuat rencana usaha, langkah berikutnya adalah riset pasar. Kenapa harus susah-susah pakai riset segala? Langkah ini diperlukan untuk mengetahui bagaimana peluang usaha sembako anda. Apakah memiliki tingkat kesuksesan yang tinggi atau tidak.

Riset pasar untuk memulai bisnis sembako meliputi :

Tingkat persaingan

Melakukan riset pasar sangat penting untuk mengetahui tingkat persaingan usaha sejenis. Sudah berapa banyakkah orang yang membuka toko didaerah anda. 

Cobalah untuk survei setidaknya tiga sampai empat toko. Pilihlah toko yang terlihat ramai pengunjung. Riset ini untuk mengetahui produk apa yang mereka diandalkan, barang apa yang laris terjual dan bagaimana perlakuan terhadap pelanggan. Dari sini anda akan mendapat sedikit gambaran model toko apa yang bisa anda buka agar bisa bersaing dengan mereka.

Lokasi usaha

Riset lokasi usaha adalah faktor penting dalam memulai sebuah usaha. Termasuk dalam mendirikan toko sembako. Carilah lokasi mana yang kira-kira cukup strategis agar toko anda mudah dilihat oleh pembeli. Selain itu pilihlah lokasi yang ramai. Karena dimana ada keramaian, kesempatan untuk menjaring banyak pembeli terbuka lebar.

Perilaku konsumen

Perilaku konsumen juga suatu hal yang harus anda perhatikan. Sebisa mungkin toko sembako anda menyediakan barang yang mereka butuhkan. Selain itu, daya beli masyarakat juga berpengaruh terhadap kelangsungan usaha anda. Jika terlalu rendah jangan harap toko anda akan cepat maju.

Riset pasar diatas saling memiliki keterkaitan erat. Jika salah satu saja tidak terpenuhi maka akan sulit bagi anda untuk mengembangkan toko anda.

Baca juga : 10 Langkah Merintis Usaha Sendiri dari Nol dengan Modal Kecil

3. Perhitungkan Modal dengan Tepat

perhitungan modal untuk usaha sembakoSetelah melakukan perencanaan dan riset pasar, anda dapat mulai memperhitungkan modal usaha sembako anda. Hitunglah modal dengan bijaksana mengikuti apa yang sudah direncanakan. Rincian modal toko sembako mengikuti seperti apa konsep dan rencana usaha anda.

Sebagai contoh jika anda hanya membuka toko sembako dirumah. Perkiraan modal awal 5-10 juta sudah cukup dengan memanfaatkan garasi rumah anda. Beda halnya jika anda membuka toko dengan jangkauan konsumen lebih besar. Tentu anda harus memperkirakan setiap biaya yang diperlukan untuk membeli produk dagangan, sewa/bangun tempat, perlengkapan pendukung, gaji karyawan dan lain-lain.

Selain itu, jangan anda hanya berpatok dengan konsep yang telah anda buat. Apalagi jika bujet modal anda terbatas. Cobalah untuk menyesuaikaan rencana anda sesuai dengan modal yang anda miliki sembari mencari modal usaha tambahan. Memperhitungkan modal secara tepat adalah upaya anda agar bisa meminimalisir kerugian yang semestinya bisa dicegah sejak awal.

Baca juga : 7 Tips Jitu Pengelolaan Keuangan Usaha Agar Cepat Berkembang

4. Siapkan Tempat Usaha

Dagang sembako sebenarnya bisa saja dilakukan dirumah. Apalagi jika rumah anda tempatnya cukup strategis seperti pinggir jalan raya atau pemukiman padat penduduk. Anda bisa membangun toko dihalaman rumah. Namun jika dana hanya cukup untuk membeli barang dagangan. Maka manfaatkanlah ruangan depan atau garasi rumah anda.

Bagi anda yang merasa potensi berkembangnya kurang jika hanya buka toko dirumah. Langkah terbaik untuk usaha anda adalah dengan menyewa lapak. Lokasi yang cocok untuk dijadikan tempat jualan sembako menurut siapbisnis.net antara lain :

  • Pasar tradisional
  • Dekat kawasan pemukiman
  • Dekat tempat perkantoran/pabrik
  • Kawasan padat kost-kostan dan kontrakan
  • Dekat dengan berbagai usaha makanan
  • Terakhir dekat jalan besar.

Selain lokasi yang strategis, anda juga perlu untuk memperhatikan posisi toko. Sebisa mungkin terlihat dalam berbagai sudut agar orang mudah melihatnya.

5. Peralatan dan Perlengkapan Toko

Dalam merintis usaha sembako, hal-hal lain yang harus anda siapkan adalah peralatan dan perlengkapan pendukung. Hal ini untuk menunjang usaha anda tersebut. Beberapa penglengkapan dan perlengkapan penting yang wajib ada diantaranya :

  • Estalase
  • Meja dan kursi untuk kasir
  • Rak
  • Timbangan
  • Kalkulator
  • Buku Nota
  • Keranjang belanja
  • Rak telur
  • Dan lain-lain.

6. Perhatikan Tata Letak Barang dan Kebersihan

penataan tempat untuk usaha sembako

sumber gambar via https://www.carajadikaya.com/

Setelah anda menyewa tempat dan membeli semua perlengkapan yang dibutuhkan. Kini saatnya untuk segera menata toko anda. Desainlah toko agar terlihat menarik dengan penataan barang yang sesuai dan mudah dijangkau orang. Misalnya dimana anda harus meletakkan meja kasir, estalase toko dan rak barang agar rapi dan mudah dilihat pembeli. Perhatikan juga kebersihannya. jangan sampai toko anda kotor atau bau karena jarang dibersihkan.

Jika ukuran tempat jualan anda kecil, lebih baik gunakan model toko konvensional dimana anda sebagai pemilik toko memegang kendali penuh atas barang dagangan anda. Memang model ini akan melelahkan anda karena harus mengambil sendiri barang dagangan yang diinginkan konsumen. Namun, setidaknya memberikan rasa aman karena akses konsumen terhadap barang cukup terbatas sehingga menghindarkan dari tindak pencurian.

Beda halnya jika toko anda cukup luas. Anda bisa menatanya seperti model minimarket yang mana pelanggan bisa mengambil sendiri barang dagangan yang diinginkan. Walaupun cara ini lebih enak karena anda tinggal duduk dimeja kasir sambil menunggu pelanggan datang untuk membayar. Akan tetapi, satu hal yang perlu anda perhatikan adalah dari segi keamanan. Mungkin anda perlu adanya CCTV untuk memantau aktifitas pelanggan. Takutnya terjadi pencurian dari orang yang berpura-pura jadi konsumen. Jika memang memungkinkan, sebaiknya bayar orang untuk dijadikan karyawan agar ada yang membantu sekaligus mengawasi para konsumen.

Baca juga : 14 Ide Peluang Usaha Modal 1 Juta Untung Berlipat Ganda

7. Daftar Barang yang Dijual

Sembako adalah singkatan dari Sembilan bahan pokok. Tentunya barang-barang ini begitu dibutuhkan oleh masyarakat setiap harinya. Daftar sembako yang umumnya dibutuhkan orang Indonesia adalah sebagai berikut :

  1. Makanan pokok seperti beras, jagung dan sagu
  2. Aneka jenis buah dan sayur
  3. Gula pasir
  4. Daging sapi, daging ayam dan daging ikan
  5. Susu.
  6. Telur.
  7. Minyak goreng dan margarin.
  8. Garam dan kandungan iodium.
  9. Gas elpiji atau minyak tanah untuk bahan bakar kompor.

Itulah daftar barang yang sebisa mungkin harus anda sediakan ditoko anda. Namun jangan memaksakan diri untuk menjual semuannya jika anda tidak mendapat pemasok yang bagus.

Selain itu, anda jangan hanya menjual sembilan bahan pokok saja. Lengkapilah usaha sembako anda dengan produk lain yang juga dibutuhkan oleh orang-orang seperti :

  • Peralatan mandi dan mencuci
  • Kue dan makanan ringan
  • Pulsa HP dan tagihan bulanan lainnya
  • Bensin eceran
  • Obat-obatan warung
  • Bumbu-bumbu dapur
  • Teh dan kopi
  • Rokok
  • Alat-alat tulis
  • Air minum isi ulang
  • Air minum kemasan dan masih banyak yang lainnya

Satu hal yang perlu menjadi perhatian menyangkut produk yang anda jual adalah perilaku pelanggan. Ada saja kebiasaan pelanggan yang mencari produk dengan merek tertentu dan tidak mau membeli produk lain jika produk yang dia inginkan tidak ada. Ada juga yang membeli barang karena diskon atau memilih produk yang paling murah.

Disinilah anda harus pintar membaca peluang. Sediakanlah produk dalam berbagai merek sesuai dengan permintaan pelanggan. Sehingga pelanggan akan merasa puas ketika belanja ditoko anda.

8. Mencari Agen/Suplier Terpercaya

cari suplier terpercaya untuk usaha sembako

sumber gambar via http://idepeluangusaharumahan1.blogspot.com

Mencari agen atau suplier itu mudah. Mereka banyak bertebaran apalagi jika anda tinggal dikota. Namun, mencari supplier yang memberikan harga murah dan terpercaya tidaklah semudah yang dibayangkan. Oleh karena itu, cobalah untuk survei terlebih dahulu terhadap para pemasok yang akan anda jadikan langganan.

Selain itu, jangan berpatok hanya pada satu penyuplai saja. Bersikaplah fleksibel karena terkadang para suplier ada yang memasang harga mahal untuk produk tertentu namun untuk produk lain ada yang murah. Sebagai contoh ketika anda mendapati harga beras disuplier A lebih murah, anda bisa memesannya kesana. Jika harga minyak disana cukup mahal, anda bisa mendatangi suplier B yang memberikan harga minyak lebih murah dibandingkan suplier lain..

9. Lakukan Promosi

Usaha yang berbasis dagang membutuhkan strategi pemasaran agar usaha tersebut cepat dikenal orang. Begitu pula dengan usaha sembako yang anda jalankan. Setelah semuanya lengkap dan toko siap dibuka. Anda bisa mengundang kerabat dan para tetangga untuk syukuran guna meresmikan toko sembako anda. Sekaligus sebagai ajang promosi pada mereka.

Anda juga bisa mengiklankan toko anda dengan membuat selebaran atau memasangnya memalui media sosial yang anda punya. Jangan lupa juga untuk memasang spanduk didepan toko anda. Umumnya toko sembako tidak susah mencari pelanggan asalkan tempatnya strategis.

10. Berikan Diskon/Hadiah Pada Pelanggan

Jangan kalah dengan supermarket yang suka ngasih diskon kepada para konsumennya. Meskipun toko sembako anda tergolong usaha kecil, cobalah disaat-saat tertentu memberikan diskon pada pelanggan tetap yang sering datang ke toko anda.

Pada event tertentu seperti hari raya idul fitri atau tahun baru, anda bisa memberikan hadiah berupa THR kepada para pelanggan yang ada rasa banyak memberikan anda keuntungan. Anggaplah ini sebagai apresiasi atau rasa terima kasih kepada mereka karena selalu meramaikan toko anda.

Baca juga : 12 Kebiasaan Yang Wajib Anda Lakukan Agar Menjadi Orang Sukses

11. Berikan Pelayanan yang Maksimal

Usaha sembako mungkin tergolong usaha yang berskala kecil. Akan tetapi, tetaplah berikan pelayanan yang maksimal kepada pelanggan. Jangan pernah mengecewakan pelanggan anda. Karena kehilangan satu saja pelanggan adalah kerugian bagi anda.

Contoh pelayanan yang maksimal bisa anda lakukan dengan selalu menyediakan stok barang yang dipesan pelanggan. Jangan sampai barang yang banyak dicari pelanggan kosong. Berusahalah membuat toko anda sebagai toko andalan terutama untuk warga disekitar tempat usaha anda.

12. Bersikap Ramah dan Komunikatif

Berdagang sama halnya dengan pelayanan saja. Anda juga perlu menjaga sikap terhadap para konsumen. Coba anda bayangkan saja bagaimana jadinya jika pas ada konsumen datang, anda melayaninya dengan ketus dan memasang wajah masam. Bisa-bisa konsumen kabur dan tidak akan kembali lagi.

Maka dari itu, untuk menjaga hubungan baik dengan pelanggan berusahalah untuk selalu bersikap ramah dan komunikatif. Sebagai contoh seumpama anda sedang memiliki masalah pribadi. Tentunya suasana hati anda sedang buruk. Akan tetapi jangan sekali-kali anda memasang wajah muram jika sudah berhadapan dengan pelanggan karena dapat membuat mereka merasa tidak nyaman.

Melayani pelanggan dengan ramah adalah sebuah prioritas yang harus anda jaga. Bersikaplah ramah kepada siapapun orang yang datang ketoko anda. Jalin komunikasi yang baik agar pelanggan merasa nyaman saat belanja ditoko anda.

13. Disiplin Usaha

Dari sekian banyak tips usaha sembako diatas. Ada satu hal yang perlu anda lakukan bagi diri anda sendiri yakni etos kerja. Menjadi seorang wiraswasta pasti berbeda dengan menjadi seorang pekerja dikantoran yang mana waktu kerja anda sudah ditentukan oleh kantor.

Membuka toko sembako berarti anda menjadi pemilik sekaligus pekerja. Kesuksesan anda tergantung dengan tingkat kedisiplinan anda sendiri. Seandainya anda tidak bisa menghargai waktu, misalnya sehari buka sehari berikutnya tutup atau bukanya terlalu siang dan nutupnya terlalu awal sama saja anda menutup pintu rejeki anda sendiri. Oleh sebab itu, usahakan untuk buka setiap hari. Tentukan jam buka dan tutupnya secara konsisten agar pelanggan tahu kapan harus ketoko anda.

Membuka usaha sembako memang terlihat mudah. Namun jika anda kurang pemahaman bisnis dan tidak serius dalam menjalankannya. Maka hasilnya juga tidak akan sesuai dengan harapan anda. Cobalah beberapa tips diatas ketika anda memutuskan untuk bisnis sembako.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Loading...