16 Tips Mendidik Anak Agar Anda Menjadi Ayah yang Hebat

Tips Mendidik Anak

Tidak semua ayah memiliki kedekatan yang intim terhadap anaknya. Hal ini terjadi karena seorang ayah sibuk bekerja sehingga jarang berinteraksi dengan anak. Oleh sebab itu, butuh tips mendidik anak yang baik agar Anda bisa menjadi ayah yang hebat.

Yang perlu Anda garis bawahi, Ayah yang hebat bukanlah mereka yang mampu menuruti segala kebutuhan anak secara materi. Akan tetapi, mereka yang mampu membuat anak merasa nyaman dan bahagia saat bersama ayah mereka.

Jangan khawatir jika Anda tidak tahu cara melakukannya. Postingan kali ini akan saya bahas bagaimana cara mendidik anak yang baik. Sehingga Anda akan menjadi ayah yang hebat di mata mereka

Berikut 16 tips mendidik anak yang bisa Anda terapkan mulai saat ini.

1. Berikan Perhatian dan Kasih Sayang Sejak Dalam Kandungan

Tips mendidik anak sejak dalam kandungan

Menjadi ayah yang hebat dalam mendidik anak sejatinya sudah Anda lakukan sejak masih dalam kandungan. Mengapa? Karena saat bayi masih dalam kandungan, mereka mampu merespon keadaan yang ada diluar. Oleh sebab itu, lakukan stimulasi yang baik untuk calon bayi Anda sejak usia 4 bulan.

Beberapa stimulasi yang bisa Anda berikan antara lain

  • Membacakan Alquran.
  • Mengajaknya bershalawat.
  • Mengajaknya ngobrol.
  • Memperdengarkan alunan musik.
  • Mencukupi kebutuhan nutrisi bayi.
  • Mengelus perut istri.
  • Terakhir, jangan biarkan istri Anda stress.

Biasanya calon bayi akan memberikan respon berupa meninju, menendang atau merubah posisinya. Dengan memberikan perhatian serta kasih sayang sejak awal, Anda tengah berusaha menjadi ayah yang baik untuk calon bayi Anda.

Baca juga tentang 10 cara terbaik mendidik anak dalam islam sejak dini

2. Menunjukkan Rasa Cinta Pada Istri

Salah satu tips mendidik anak yang baik adalah dengan memberikan kasih sayang yang tulus pada istri Anda. Selain untuk menjaga keharmonisan rumah tangga. Menunjukan rasa cinta pada istri dapat membuat anak bahagia. Mereka senang melihat orang tuanya selalu akur dan saling menyayangi.

Secara otomatis, hal ini berdampak baik pada perilaku anak. Mereka akan menunjukkan kasih sayang serupa pada Anda, istri dan saudaranya. Disamping itu, mereka akan tumbuh menjadi anak penurut yang mau mendengarkan perkataan Anda.

3. Meskipun Sibuk, Luangkan Waktu Setiap Hari

Mungkin Anda adalah karyawan kantor yang bekerja dari pagi hingga sore hari. Bahkan Anda harus mengambil lembur untuk mencukupi kebutuhan rumah tangga. Terkadang hal ini menyebabkan Anda berangkat kerja sebelum anak bangun dan pulang setelah anak tidur.

Sesibuk apapun Anda di kantor, jangan jadikan alasan untuk mengabaikan anak. berusahalah meluangkan waktu untuk mereka setiap hari. Anak belum cukup mengerti dengan segala aktivitas Anda yang melelahkan. Yang mereka tahu hanyalah bisa bermain bersama ayahnya setelah seharian menunggu kepulangan Anda.

Maka dari itu, sempatkanlah bermain bersama anak-anak. Buatlah anak merasakan indahnya keluarga yang bahagia. Jangan tunjukkan rasa capai Anda didepan mereka. Jika hari ini Anda lembur, sempatkan waktu Anda sebelum berangkat kerja. Anda bisa memandikan mereka dan mengajak sarapan bersama.

Sedikit saja perhatian yang Anda berikan, dapat membuat mereka menyayangi dan menganggap Anda sebagai ayah yang hebat.

4. Jadilah Pendengar yang Baik

Pada usia 2 sampai 5 tahun, anak cenderung aktif terhadap segala sesuatu yang dilihatnya. Tak heran anak-anak sering bertanya tentang hal yang kecil sampai yang besar.

Disamping itu, mereka juga mulai belajar berbicara. Momen ini jangan Anda sia-siakan. Jangan sampai anak menjadi pribadi yang bermental lemah hanya karena Anda tak pernah menghiraukannya.

Supaya anak cerdas dan pandai bicara, Anda harus menjadi pendengar yang baik bagi mereka. Terkadang Anda tidak mengerti dengan apa yang mereka katakan. Namun, jangan kecewakan mereka. Dengarkan dengan baik setiap kata yang mereka ucapkan. Jika mereka bertanya sesuatu, berikan jawaban semampu Anda.

Kondisikan Anda sedang berbicara dengan orang dewasa. Dengan begitu anak-anak akan nyaman ketika sedang bersama Anda.

Baca juga : cara mengatasi anak cengeng dan manja

5. Jadilah Guru yang Baik

Bagi anak, orang tua adalah guru pertama bagi mereka. Orang tualah yang pertama kali mengajari cara makan, merangkak, berjalan berbicara, bersikap dan lain sebagainya. Untuk itu, menjadi guru yang baik adalah tips mendidik anak supaya pintar kedepannya.

Anda tidak harus kuliah jurusan pendidikan untuk menjadi guru bagi anak sendiri. Mulailah mengajari anak membaca sejak ia masih berusia 4 tahun. Disamping itu, Anda harus memperhatikan dan menemani anak ketika sedang belajar.

Jangan Anda abaikan begitu saja. Memang manusia dianugerahi otak yang cerdas. Namun, jika tidak ada yang membimbing maka perkembangannya bisa lambat.

Baca juga :14 cara mendidik anak laki-laki sejak usia dini

6. Sadari Bahwa Anda Adalah Idola Bagi Mereka

Dalam sebuah hubungan keluarga, anak cenderung lebih dekat dengan ibunya. Hal ini terjadi karena Anda sebagai ayah, lebih sering tidak ada dirumah dan mungkin kurang memperhatikan mereka.

Anda harus menyadari bahwa figur seorang ayah adalah idola pertama bagi mereka.
Andalah yang bekerja untuk memenuhi kebutuhan mereka. Selain itu, mereka menganggap bahwa ayah adalah orang yang kuat dan bisa melakukan segala hal.

Oleh sebab itu, sebisa mungkin berperanlah sebagai idola bagi mereka. Jadilah ayah yang selalu datang memberikan pertolongan dan bisa diandalkan. Anda bisa menemani mereka bermain, belajar dan membantu membersihkan kamar.

7. Jangan Suka Menakuti dan Membohongi Mereka

Beberapa orang tua terkadang memilih jalan pintas untuk mendidik anak. Salah satunya dengan mencoba menakut-nakuti anak ketika berbuat sesuatu. Jika sudah demikian, orang tua jadi terbiasa berbohong agar anak jadi menurut. Ini adalah cara mendidik anak yang keliru.

Jika Anda ingin menjadi ayah yang hebat. Jangan sekali-kali menakuti apalagi membohongi anak-anak Anda. Sekarang mungkin Anda belum merasakan perkembangan mereka. Namun, saat mereka tumbuh dewasa, cenderung berubah menjadi pribadi yang tidak percaya diri dan takut untuk mencoba hal yang baru.

8. Bersikaplah Lembut dan Jangan Berkata Keras

Tips mendidik anak selanjutnya adalah bersikap lembut pada mereka. Jangan sekali-kali berkata keras ketika melihat anak melakukan kesalahan. Jika Anda menganggap dengan berkata keras membuat anak jera, Anda salah besar.

Cara ini hanya membuat mereka terlihat menurut dan menunduk diam didepan Anda karena takut. Jika Anda terus bersikap seperti itu, jangan salahkan mereka jika saat dewasa menjadi suka membangkang dan berontak.

Baca lebih lanjut tentang cara mengatasi anak nakal dan bandel

9. Berperanlah Sebagai Seorang Teman

Dalam mendidik anak, Anda harus bisa mengimbangi daya pikir mereka. Pahamilah karakter dan keinginan mereka. Anak usia 1-5 tahun lebih senang menghabiskan waktu untuk bermain dengan hal-hal yang baru. Peran Anda sebagai ayah adalah menemani dan membimbing mereka. Bantulah anak untuk melatih daya ingat dan rasa ingin tahu mereka.

Lain halnya untuk anak usia 6-12 tahun. Pada masa ini, anak mulai menikmati bermain bersama teman baru. Mereka lebih suka menghabiskan waktu bersama teman-teman.

Disaat anak sedang dirumah, berperanlah sebagai seorang teman yang siap membantu kesulitan yang mereka hadapi. Seperti menemani mengerjakan PR, membereskan kamar tidur mereka dan mengajaknya bermain.

10. Tunjukkan Rasa Sayang Anda

Seorang ayah yang tidak memiliki kedekatan secara emosi dengan anak cenderung malu untuk mengungkapkan rasa sayangnya. Rasanya canggung untuk mengucapkan kata-kata lembut seperti sayang, cinta, kangen dan lainnya.

Padahal, menunjukkan rasa sayang pada anak adalah tips mendidik anak yang baik. Anak akan merasa disayangi oleh ayah mereka ketika Anda memanggilnya dengan sebutan sayang.

Disamping itu, seorang ayah yang hebat tidak akan malu mengungkapkan rasa sayangnya seperti “ayah sayang adek” atau “ayah kangen adek”. Beberapa orang mungkin menganggapnya lebay. Namun, anak yang mendapatkan kasih sayang dari ayahnya cenderung memiliki sifat penyayang dan penurut saat dewasa kelak.

Baca juga :17 cara terbaik mendidik anak perempuan sejak dini

11. Beri Kesempatan Anak Untuk Memilih

Tips mendidik anak yang baik

Meskipun masih kecil, anak memiliki pendapat dan selera sendiri. Anda sebagai ayah harus menghargai pendapat mereka. Berikan kesempatan untuk memilih sesuai dengan keinginan mereka.

Misalnya dalam memilih pakaian, makanan, membeli mainan, sampai tujuan liburan. Berikan pengertian pada mereka tentang baik dan buruknya sesuatu yang mereka pilih.

Anak akan bahagia mempunyai ayah yang demokratis dan mau menghargai pendapat mereka. Dengan begitu, mereka akan tumbuh menjadi anak yang cerdas dan mampu menyelesaikan masalahnya sendiri.

12. Bersikaplah Adil

Ayah yang hebat adalah mereka yang mendidik anak secara adil atau tidak membeda-bedakan. Tidak ada perbedaan kasih sayang antara si sulung dan si bungsu. Jangan pilih kasih sehingga tidak timbul kesenjangan diantara mereka.

13. Sempatkan Hadir Dalam Momen Penting Mereka

Meskipun Anda sibuk, sempatkan menghadiri momen penting dalam hidup mereka. Seperti hari ulang tahun, hari pertama masuk sekolah,lomba yang mereka ikuti dan hari kelulusan mereka.

Kehadiran Anda akan anak lebih bersemangat. Bagi anak-anak, momen penting dalam hidup mereka terasa lebih lengkap dengan kehadiran ayah dan ibunya.

14. Jangan Memarahi Ketika Anak Membuat Kesalahan

Dalam mendidik anak, memarahi ketika anak membuat kesalahan bukanlah cara yang tepat. Akan tetapi, kebanyakan orang tua sering melakukan hal tersebut. Mereka berpendapat bahwa marah bisa membuat anak kapok dan tidak mengulangi kesalahannya.

Perlu Anda ketahui, anak cepat menangkap apa yang orang tua perbuat. Mereka akan mengaplikasikan perbuatan yang sama kepada saudara maupun teman-temannya.

Oleh sebab itu, lebih baik Anda memberitahu kesalahan mereka bukan malah memarahi. Setelah itu, Anda bisa memberikan contoh yang benar sehingga ke depannya mereka tidak membuat kesalahan serupa.

15. Berikan Apresiasi Atas Prestasinya

Tips mendidik anak berikutnya adalah memberikan apresiasi terhadap prestasinya. Misalnya ketika dia memenangkan suatu perlombaan atau juara kelas. Anda bisa membelikan mainan atau mengajaknya berwisata ketempat yang mereka inginkan.

Biasakan untuk memberikan apresiasi atau penghargaan pada anak sejak kecil. Hargailah apa yang sedang mereka buat. Misalnya mereka sedang melukis gambar hewan. Meskipun hasilnya kurang maksimal, Anda harus menghargai hasil karya mereka.Berikan pujian dan tepuk tangan pada jerih payah yang mereka lakukan. Dengan begitu, akan timbul rasa bangga bagi mereka.

16. Jangan Jadikan Anak Pelampiasan Kemarahan

Seberat apapun masalah yang sedang Anda hadapi di kantor, menjadikan anak sebagai pelampiasan kemarahan adalah perbuatan yang keliru.

Begitu juga ketika Anda sedang bertengkar dengan istri. Berusahalah untuk tidak menunjukannya pada anak. Hal ini bisa mengganggu perkembangan jiwanya.

Mendidik anak memang bukanlah pekerjaan yang mudah. Butuh kesabaran dan kasih sayang yang tulus agar kelak mereka tumbuh menjadi orang yang berbakti kepada orang tua. Anda bisa menerapkan beberapa tips mendidik anak diatas mulai dari sekarang. Agar Anda bisa menjadi ayah yang hebat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *