8 Cara Memulai Bisnis Telur Ayam dengan Modal Kecil

ilustrasi bisnis telur ayam

Dewasa ini, memilih membuka usaha sendiri memang menjadi trend bagi banyak kalangan. Baik itu yang lulusan perguruan tinggi atau bahkan yang hanya tamatan SMP. Disamping karena semakin susahnya mencari pekerjaan, sekarang memiliki usaha sendiri juga tidak dituntut harus dengan modal yang besar. Nah, bagi Anda yang ingin mendirikan usaha sendiri, bisnis telur ayam mungkin bisa menjadi alternatif pilihan yang tepat untuk Anda.

Bisnis telur ayam juga tidak terlalu sulit dijalankan. Selain tidak butuh banyak modal, peluang keuntungannya juga cukup besar. Cocok untuk Anda yang masih seorang pemula dalam dunia bisnis. Karena usaha telur ayam merupakan salah satu jenis bisnis yang pasti akan terus ada pembeli selama mereka mengkonsumsinya.

Namun tidak bisa dipungkiri bahwa setiap bisnis pasti memiliki resiko kegagalan, tidak terkecuali juga pada usaha telur ayam. Oleh sebab itu, sebelum Anda menggeluti bisnis telur, sebaiknya Anda mempelajari terlebih dahulu apa
saja yang harus Anda persiapkan dalam memulai bisnis yang satu ini.

Peluang Bisnis Telur Ayam

Telur ayam memang menjadi salah satu jenis sembako yang memiliki minat konsumsi sangat tinggi. Tidak hanya untuk kebutuhan rumah tangga tetapi juga untuk kalangan industri makanan. Hal ini tentu saja menjadi keuntungan tersendirijika Anda memilih jenis usaha ini karena pangsa pasarnya sangat luas.

Menurut databoks.katadata.co.id, jumlah konsumsi telur ayam ras akan mencapai 1,72 ton pada tahun 2021. Jadi Anda tidak perlu khawatir telur yang Anda jual tidak laku. Karena memang selain untuk di konsumsi sendiri, telur ayam juga banyak digunakan dalam berbagai macam olahan makanan. Baik sebagai bahan utama atau pun
campuran, termasuk untuk hasil produksi yang akan dipasarkan.

Besarnya penggunaan telur ayam di masyarakat membuat jumlah permintaan kepada produsen telur menjadi tinggi. Bagi Anda yang berjiwa bisnis, ini tentu sangat menggiurkan. Sebab permintaan telur yang cukup besar ini tentunya akan membuat peluang untuk menghasilkan keuntungan dari bisnis telur ayam menjadi terbuka lebar. Dengan kata lain, bisnis ini sangat menjanjikan untuk ditekuni.

Usaha telur ayam pada dasarnya terbagi menjadi 2 macam, yakni pedagang telur ayam kampung dan pedagang telur ayam ras. Keduanya sama-sama memiliki prospek yang menjanjikan.

Meski begitu, dalam menjalankan usaha apapun, tetap diperlukan kerja keras serta penanganan dan manajemen yang tepat. Jika Anda tertarik berkecimpung dalam bisnis ini, tidak perlu ragu karena melihat banyaknya pesaing. Sebab meski pedagangnya terus bertambah, konsumen yang membutuhkannya juga semakin banyak.

Baca juga : 26 Rekomendasi usaha rumahan modal kecil yang menjanjikan

Cara Memulai Bisnis Jualan Telur Ayam yang Menjanjikan

Karena telur ayam begitu banyak diminati orang, peluang bisnisnya menjadi terbuka lebar dan prospeknya juga sangat baik. Sehingga tidak heran, ada banyak orang yang memutuskan terjun dalam bisnis ini.

Nah, bagi Anda yang juga ingin menjadi pengusaha telur, Anda tidak perlu takut memulai usaha ini, apalagi kalau hanya karena takut kalah bersaing dengan penjual telur yang sudah mapan. Sebab pangsa
pasar bisnis ini masih sangat luas.

Berikut ini adalah cara untuk memulai usaha telur ayam agar menjanjikan keuntungan untuk Anda:

1. Tentukan Jenis Telur Ayam yang Akan Dijual

jenis telur yang akan di jualSebelum menjalankan bisnis telur ayam, sebaiknya Anda harus mencari tahu lebih dulu jenis telur apa yang paling diminati di daerah tempat Anda berjualan. Telur yang dimaksud disini ialah telur ayam kampung atau telur ayam ras (ayam negeri).

Kalau boleh jujur, telur ayam kampung tentu akan lebih disukai oleh para konsumen karena meskipun bentuknya sedikit lebih kecil, namun memiliki cita rasa yang lebih enak dibanding telur ayam jenis lain. Hanya saja harganya yang cukup mahal dan susah didapatkan dalam jumlah banyak, menjadikan telur ayam kampung sebagai jualan utama tentu tidak pas.

Lebih disarankan untuk Anda memulai dengan menjual telur ayam ras karena jenis ini harga jualnya cukup terjangkau dan lebih mudah untuk mendapatkannya. Menurut sumber yang terpercaya, saat ini telur ras mampu memenuhi 65% kebutuhan telur nasional. Akan tetapi, tidak ada salahnya juga menyediakan jenis telur lain sebagai pelengkap.

Misalnya menyediakan telur ayam kampung, Anda juga bisa menjual telur-telur lain seperti telur puyuh dan telur bebek yang mana pasti ada saja orang yang mencari telur-telur tersebut.

2. Cari Agen atau Pemasok Telur yang Besar dan Terpercaya

Setelah menentukan jenis telur ayam yang akan dijual, langkah selanjutnya ialah mencari agen untuk memasok telur pada usaha Anda. Untuk langkah kedua ini, berusahalah mencari agen penyedia telur yang sudah besar dan berpengalaman serta berani memberikan harga miring dan juga yang paling penting telahterpercaya.

Pertimbangkan juga jarak antara lokasi agen dengan tempat usaha. Baiknya cari yang jaraknya dekat agar memudahkan mobilitasnya. Kalau perlu carilah agen pemasok telur yang mau mengantarkan telur ke tempat jualan Anda. Sehingga Anda tidak perlu repot-repot mengambil telurnya sendiri

Disamping itu, akan lebih baik lagi jika agen bekerjasama langsung dengan pihak peternakan sehingga bisa memperoleh harga yang lebih murah dan telur yang diterima juga masih segar.

Kedepan, jika bisnis telur ayam Anda semakin besar, Anda bisa tuh mulai mencari dan menjalin kerja sama sendiri dengan peternak telur sehingga bisa memperoleh harga yang lebih murah dibandingkan kulakan ke agen.

Simak juga : Tips mencari distributor sembako murah

3. Tentukan Cara Jualan Bisnis telur Ayam

Karena orang yang mengelola usaha telur ayam sudah sangat banyak. Anda harus punya strategi pemasaran yang efektif dan berbeda agar jualan telur Anda laku dan bisa bersaing dengan pedagang yang sudah lama eksis.

Bisnis Anda harus memiliki metode dan strategi tersendiri dalam memasarkan telur ke konsumen. Cara jualan ini nantinya akan berpengaruh pada manajemen bisnis dan jalannya bisnis telur ayam yang Anda kelola.

Dalam hal ini, telur ayam dapat dijual dengan beberapa cara. Pertama, Anda bisa menyewa lapak di pasar atau membuka toko sendiri untuk jualan telur ayam. Kalau Anda membuka toko sendiri, usahakan cari tempat yang ramai seperti pinggir jalan agar potensi datangnya konsumen lebih besar.

Yang kedua, Anda juga bisa menitipkan telur ayam ke warung-warung sekitar tempat Anda tinggal. Hal ini untuk semakin memperlebar jaringan bisnis Anda. Dengan menitipkan telur ke warung sembako kecil, tentu Anda bisa memperoleh pelanggan yang lebih besar

Atau yang ketiga, Anda bisa menjual telur ayam dengan berkeliling menggunakan sepeda motor atau mobil ke tempat-tempat yang Anda rasa cukup strategis.

4. Memilih Lokasi Usaha yang Strategis

Pada setiap jenis usaha, lokasi merupakan salah satu hal terpenting yang harus dipertimbangkan, termasuk untuk bisnis telur ayam.

Usahakan untuk Anda bisa menemukan tempat usaha yang lokasinya strategis dan mudah di jangkau. Pilih lokasi yang dekat dengan tempat tinggal konsumen telur ayam.

Seperti contohnya di area dekat pemukiman, komplek perumahan, rumah makan, pasar, produsen kue atau camilan rumahan, industri makanan, jalan protokol dan masih banyak lainnya.

Karena bagaimanapun juga, jika Anda salah dalam memilih letak tempat usaha, akan berpengaruh dalam kelangsungan bisnis Anda. Kalaupun harus menyewa tempat yang sedikit lebih mahal, tidak menjadi masalah karena konsumen yang datang nantinya juga pasti lebih banyak.

Baca lebih lanjut tentang 13 tips jitu memilih tempat usaha yang strategis

5. Perhatikan Kualitas Telur yang Akan Dijual

telur ayam yang berkualitasMenyediakan barang yang berkualitas tentu menjadi kewajiban seorang penjual. Oleh sebab itu, meskipun telah menjalin kerjasama dengan agen terpercaya yang menyediakan telur berkualitas baik. Anda tetap harus memperhatikan kondisi telur ayam saat sudah berada di tempat Anda.

Pastikan telur ayam dalam keadaan bagus dengan cangkang utuh dan tidak terkena kotoran, tidak berbau busuk, tidak bersuara saat di kocak-kocak serta tidak memiliki cacat sekecil apapun.

Kualitas telur yang Anda jual akan sangat mempengaruhi pelanggan. Jika telur yang Anda tawarkan selalu berkualitas baik, maka kemungkinan pembeli untuk datang kembali bahkan menjadi pelanggan setia akan semakin besar.

Untuk itu, sebagai pemula Anda harus mempelajari dan mengetahui mana telur yang berkualitas baik dan mana telur yang sudah tidak layak dikonsumsi.

6. Tempatkan Telur Pada Wadah yang Aman

Pada umumnya, telur ayam dapat bertahan maksimal selama dua minggu masa penyimpanan. Namun bila tidak disimpan di tempat yang tepat dan aman, maka kemungkinan telur ayam rusak dapat lebih cepat.

Oleh sebab itu, tempatkan telur pada wadah khusus telur agar telur dapat lebih tahan benturan sehingga telur tidak rusak atau pecah. Jika ada telur yang retak atau busuk, segera ambil dan pisahkan dari telur-telur yang lain supaya tidak menimbulkan bau busuk.

7. Pasang Harga yang Kompetitif dan Sesuai Pasar

Dalam dunia jual beli, sudah bukan rahasia lagi kalau para konsumen pasti akan memilih membeli telur di tempat yang menawarkan harga paling murah namun berkualitas.

Karena itu, Anda disarankan untuk selalu menjaga mutu dan menentukan harga jual yang kompetitif. Mengingat prospek bisnis telur ayam yang bagus membuat pelaku bisnis ini semakin banyak dan persaingannya pun semakin ketat.

Oleh karena itu, jangan pasang harga jual yang terlalu tinggi namun juga jangan terlalu rendah. Anda bisa menyesuaikan dengan harga pasar tetapi hitung juga berbagai halnya agar usaha Anda tidak merugi.

Dalam hal ini, Anda harus berpikir dan memiliki prinsip bahwa meski untungnya kecil, tetapi yang penting adalah perputaran modal tetap lancar sehingga bisnis tetap jalan.

Baca juga : 7 penyebab toko sembako sepi pembeli dan cara mudah mengatasinya

8. Miliki Modal Transportasi dan Layanan Siap Antar

Untuk memudahkan berbagai keperluan bisnis, akan lebih baik jika Anda punya alat transportasi sendiri. Selain bisa digunakan untuk membawa telur-telur dari pemasok atau peternak, Anda juga bisa menyediakan layanan jasa pesan antar dengan adanya transportasi ini.

Jadi konsumen bisa memesan telur pada Anda untuk kemudian dapat diantar langsung ke tempatnya. Hal ini bisa sekaligus dijadikan bentuk promosi untuk bisnis jualan telur Anda.

Demikianlah cara memulai bisnis telur ayam yang bisa dilakukan agar usaha berjalan baik dan lancar. Dalam mengelola bisnis ini, yang terpenting adalah selalu mempertahankan kualitas dan harga untuk memperoleh pelanggan sebanyak-banyaknya. Selamat berbisnis…..

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *