8 Cara Memulai Usaha Pangkas Rambut Pria yang Menjanjikan

memulai usaha pangkas rambut pria

Usaha pangkas rambut pria adalah salah satu usaha rumahan yang tak akan pernah tergerus jaman. Usaha ini sangatlah menjanjikan karena semua orang membutuhkan jasa potong rambut.

Di samping itu, usaha potong rambut termasuk dalam bidang usaha jasa. Sehingga Anda tidak harus mengeluarkan modal yang besar. Jika Anda membuka usaha ini dengan cara yang tepat, maka Insyaallah Anda bisa meraih sukses dengan mudah.

Meskipun Anda bisa membuka bisnis potong rambut hanya bermodal cermin dan alat potong rambut saja. Tapi tidak semua tukang potong rambut pria bisa sukses. Bahkan banyak yang terpaksa tutup karena tidak mendapatkan pelanggan.

Kali ini saya akan berbagi cara memulai usaha pangkas rambut pria beromset jutaan per bulanya. Saya memiliki 2 teman yang membuka barbershop yang cukup sukses dan bahkan salah satunya memiliki omset puluhan juta per bulan nya. Dan inilah yang bisa saya ambil dari pengaman mereka

Berikut ini cara memulai usaha pangkas rambut pria yang menjanjikan

1. Latih Kembali Keahlian Memangkas rambut

Sebelum Anda memulai untuk membuka tempat pangkas rambut pria, sebaiknya Anda harus menguasai terlebih dahulu keahlian Anda dalam memangkas rambut. Karena disini Anda sedang menjual jasa. Bagaimana orang mau berlangganan jika Anda tidak pandai memotong rambut.

Untuk itu, sebelum Anda memutuskan memulai usaha ini, perdalam dulu keahlian Anda. Apalagi jika Anda ingin buka pangkas rambut modern seperti babershop. Anda pasti dituntut untuk bisa pangkas rambut model terbaru.

Setiap orang yang datang ke tempat potong rambut Anda pasti menginginkan model rambut sendiri-sendiri. Jadi pastikan Anda menguasai betul berbagai model potong rambut baik untuk anak-anak hingga orang tua.

Kalau perlu ikutlah pelatihan atau kursus pangkas rambut di daerah Anda. Jika bekal keahlian memotong rambut sudah cukup, barulah Anda berpikir untuk membuka usaha ini.

Baca juga : Cara sukses memulai usaha salon kecantikan dengan modal kecil

2. Mulailah dengan Memilih Lokasi yang Tepat

Jika harus memilih satu dari semua faktor penentu kesuksesan, maka pemilihan lokasi adalah hal yang paling penting dalam membuka usaha potong rambut. Sekali Anda salah dalam menentukan lokasi, maka kemungkinan Anda gagal akan sangat besar.

Meskipun tidak semua tukang cukur yang berada di lokasi yang strategis bisa sukses. Namun hampir semua yang sukses berada di lokasi yang strategis.

Saya memiliki teman orang arab, dia adalah pemilik Prima Barbershop Jombang, Anda bisa mencarinya di Google, ini adalah salah satu pelopor barbershop di kota Jombang.

Pada tahun 2009, usaha potong rambutnya berada di gang yang agak sempit dan sepi pengunjung. Dan benar saja, selama bertahun tahun usahanya tidak berkembang dan akhirnya tutup. Karena biaya operasional lebih besar dari pendapatan. Saat itu dia memiliki 1 karyawan.

Tidak menyerah, dia memutuskan membuka barbershop di rumahnya sendiri dan tanpa karyawan. Rumahnya berada di lokasi yang strategis dan mepet dengan kampus. Sekarang saking ramainya, pengunjung harus mendapatkan nomor antrian jika ingin potong rambut disana.

Lalu bagaimana cara mendapatkan lokasi yang strategis untuk bisnis pangkas rambut?

Carilah Lokasi dengan Kepadatan Penduduk Pria Paling Tinggi

Mungkin akan sulit untuk mendapatkan data berapa banyak pria yang ada di suatu daerah. Jika Anda tidak bisa menghitungnya, maka carilah lokasi yang kepadatan penduduknya paling tinggi.

Untuk itu, gunakan GPS di android Anda untuk melihatnya. Gunakan mode satelit untuk melihat seberapa padat rumah yang ada disana.

Anda juga bisa mencari lokasi yang berdekatan dengan kampus atau SMK yang mayoritas isinya laki-laki. Itu adalah lokasi yang sangat strategis. Karena mereka semua butuh potong rambut setiap bulan. Carilah kampus atau sekolah dengan jumlah murid yang banyak.

Selain dua tempat tersebut, Anda juga bisa buka pangkas rambut di pinggir jalan yang ramai. Usahakan tempat tersebut dekat dengan pemukiman penduduk. Tidak masalah jika harga sewanya lebih mahal, karena kemungkinan mendapat pelanggan juga lebih besar.

Carilah Lokasi yang Minim Pesaing

Anda juga harus memperhatikan kompetitor atau pesaing Anda. Jika di daerah tersebut sudah banyak yang buka pangkas rambut dan terbilang mapan, lebih baik Anda mencari tempat lain. Karena pasti akan sulit untuk bersaing dengan mereka.

Untuk lebih jelasnya tentang pencarian lokasi usaha, silahkan baca 13 tips memilih tempat usaha yang strategis

3. Analisa Modal Usaha Pangkas Rambut

Sekarang kita bahas analisa modal untuk memulai usaha potong rambut atau barbershop. Modal yang harus Anda persiapkan mulai dari modal untuk sewa tempat, renovasi, membeli peralatan dan perlengkapan cukur serta biaya promosi.

Untuk lebih jelasnya adalah sebagai berikut :

A. Sewa dan Renovasi Tempat Usaha

Untuk menyewa tempat yang strategis tentu butuh biaya yang besar. Bahkan bisa dibilang modal awal Anda akan terkuras di sektor ini.

Umumnya Anda membutuhkan ruangan sekitar 3 x 3 untuk memulai usaha Anda. Tempat tersebut digunakan untuk 2 tempat potong rambut dan tempat mengantri.

Untuk harga sewa tempat sebesar itu tentu berbeda disetiap daerah. Ada yang menyewakan Rp 5 juta bahkan sampai Rp 7 juta.

Selanjutnya Anda juga perlu merenovasi tempat agar sesuai dengan tempat cukur rambut. Setidaknya Anda membutuhkan modal 3 – 5 jutaan untuk urusan yang satu ini.

Oke, biaya awal yang harus Anda keluarkan untuk sewa tempat dan renovasi sekitar Rp 12 juta. Saya ambil dari perkiraan termahal saja. Abaikan tentang sewa tempat jika Anda membukanya hanya di rumah saja. 

B. Membeli Peralatan dan Biaya Operasional

peralatan cukur rambutSelanjutnya kita analisa modal untuk membeli berbagai keperluan untuk mendukung usaha Anda ini.

Beberapa diantaranya adalah sebagai berikut :

Membeli Peralatan dan Perlengkapan

  • Perangkat alat cukur rambut @ Rp 1.500.000, silahkan cek disini
  • Kursi pangkas rambut 2 set @ Rp 2.000.000
  • Cermin depan ukuran 3 x 1 meter @ Rp 600.000
  • Cermin belakang ukuran 3 x ½ meter @ Rp 300.000
  • Cermin belakang bulat 2 buah @ Rp 200.000
  • Meja rias 2 buah @ Rp Rp 1.000.000
  • Kursi antrian panjang @ Rp 300.000
  • Perlengkapan tambahan @ Rp 500.000

Total biaya sebesar Rp 6.400.000

Biaya Operasional
  • Gaji 1 karyawan @ Rp 2.000.000
  • Listrik dan air @ Rp 400.000
  • Sabun @ Rp 10.000
  • Bedak bayi @ Rp 30.000
  • Minyak pelumas @ Rp 20.000

Total biaya operasional bulanan Rp 2.460.000

Berarti modal awal untuk memulai usaha pangkas rambut adalah

(sewa dan renovasi + membeli peralatan + biaya operasional)

Rp 12.000.000 + Rp 6.400.000 + Rp 2.460.000 = Rp 20.860.000

C. Perkiraan Pendapatan

Asumsikan tarif potong rambut Rp 15.000 dan dalam sehari rata-rata kedatangan 20 orang. Omset yang Anda dapatkan adalah sebagai berikut :

20 orang x 30 hari x Rp 15.000 = Rp 9.000.000

Keuntungan

(omset sebulan – biaya operasional)

Rp 9.000.000 – Rp 2.460.000 = Rp 6.360.000

Wah sangat menguntungkan bukan untuk usaha kecil kecilan seperti pangkas rambut.

Simak juga : 11 Cara mudah mencari modal usaha untuk bisnis Anda

4. Lakukan Strategi Pemasaran Yang Tepat

Agar Anda bisa mendatakan minimal 20 orang pelanggan dalam sehari. Anda harus melakukan strategi pemasaran yang tepat agar usaha Anda cepat berkembang.

Jangan sampai modal besar yang Anda keluarkan tidak memberikan hasil yang memuaskan.

Berikut ini strategi pemasaran yang tepat untuk usaha pangkas rambut Anda :

Pastikan Semua Orang Melihat Tempat Pangkas Rambut Anda

“Semakin banyak orang yang mengenal usaha Anda, maka semakin banyak pula orang yang akan membeli dari Anda.”

Bayangkan jika hanya 100 orang yang tahu usaha potong rambut Anda, kemungkinan hanya 3-4 orang saja yang akan potong rambut di usaha Anda.

Namun jika ada 100.000 orang yang mengetahui usaha potong rambut Anda, maka akan semakin banyak pula orang yang menjadi pelanggan Anda

Maka dari itu,

Pastikan Banner Anda Terpasang dengan Jelas

Salah satu hal yang bisa membuat usaha Anda diketahui banyak orang adalah dengan banner atau plakat usaha di depan outlet. Jika Anda hanya membuat 1 buah dan berukuran kecil maka kemungkinan tidak akan banyak orang tahu.

Oleh karena itu, usahakan untuk membuat banner dengan ukuran besar. Jika bisa buatlah 10 buah dan pasang di sepanjang jalan tempat usaha Anda.

Ini akan lebih efektif dibandingkan dengan banner yang hanya 1 buah saja.

Gunakan Media Internet untuk Promosi

Hampir semua anak milenial memiliki handphone dan selalu terhubung dengan internet. Jika Anda tidak memanfaatkanya, maka akan ada pengusaha lain yang memakainya untuk mengambil konsumen Anda.

Pastikan Anda rutin mempromosikan usaha potong rambut Anda di sosial media, dan buatlah google place di google maps.

Baca juga : 15 Cara promosi paling efektif dan terbukti berhasil

5. Pikat Pelanggan untuk Mencoba

pelayanan cukur rambutJika Anda ingin mendapatkan omset jutaan atau bahkan puluhan juta. Anda harus memiliki banyak pelanggan bukan?

Sayangnya mungkin yang Anda pikirkan saat ini hanya cara membuka usaha potong rambut dan berapa perkiraan modalnya. Tapi Anda lupa tentang bagaimana cara mendatangkan pelanggan sebanyak mungkin.

Jika Anda tidak memiliki strategi apapun, Anda bisa menggunakan cara ini

Berikan Pelayanan Gratis

Jika Anda menjual jasa potong rambut dengan harga Rp 15.000 dan cuci rambut dengan harga Rp. 5.000, maka Anda bisa menggratiskan jasa cuci rambut. Anda bisa memasang promosi Anda di banner yang Anda pasang.

Hal ini akan membuat orang tertarik untuk mencoba potong rambut di usaha Anda..

Tawarkan Diskon Jika Membawa Teman

Salah satu cara marketing paling efektif adalah dengan cara penyebaran dari mulut ke mulut. Anda bisa menawarkan pelanggan Anda potongan harga jika membawa temannya untuk potong rambut di tempat Anda.

Jika Anda bisa menawarkan promo ini ke 100 orang, yang kesemuanya mau membawa temannya, maka Anda akan mendapatkan 100 pelanggan baru.

Sediakan Kupon Gratis

Ada salah satu tempat cukur didaerah saya yang menyediakan kupon gratis yakni memberikan satu kupon untuk setiap pelanggan yang cukur disana.

Jika kupon tersebut telah terkumpul 5 buah, maka pelanggan bisa potong gratis dengan menukarkan 5 kupon tersebut. Cara ini sangat efektif untuk menarik minat konsumen.. Anda bisa mencoba hal yang sama untuk bisnis pangkas rambut Anda.

Rekomendasi Artikel : 

26 Rekomendasi usaha rumahan modal kecil yang menjanjikan

6. Berikan Kenyamanan di Tempat Usaha Anda

Mengantri adalah hal yang membosankan. Apalagi jika tempat antrinya tidak menyenangkan. Untuk itu, Anda harus bisa memberikan sedikit hiburan pada pelanggan Anda agar mereka betah mengantri.

Beberapa cara untuk membuat pelanggan betah diantaranya dengan menyediakan TV di tempat usaha Anda. Sehingga mereka yang bosan mengantri, bisa sedikit terobati dengan adanya TV.

Untuk anak muda, Anda bisa menyediakan Wifi gratis. Hampir semua orang pasti senang jika ada wifi gratis di tempat mereka menunggu.

7. Berikan Pelayanan yang Memuaskan

Saya ingatkan lagi bahwa bisnis yang Anda jalankan adalah usaha jasa. Jadi Anda harus bisa memberikan pelayanan terbaik untuk para pelanggan.

Bagaimana cara memuaskan pelanggan?

Beberapa diantaranya dengan bersikap sopan dan ramah setiap ada pelanggan yang datang. Bisa mencukur model apapun sesuai dengan permintaan pelanggan dan usahakan untuk memberikan pelayanan potong rambut semua usia mulai dari balita sampai orang tua.

Disamping itu, jaga kebersihan tempat cukur rambut Anda. Jika dirasa sudah terlalu banyak potongan rambut yang berserakan, bersihkan terlebih dahulu agar para pelanggan merasa nyaman.

Simak juga : 13 Faktor penyebab kegagalan usaha dan cara mudah mengatasinya

8. Resiko Usaha Pangkas Rambut

Hampir semua bisnis pasti memiliki resiko. Tidak terkecuali bisnis potong rambut Anda. Anda harus memahami resiko dari bisnis yang Anda jalankan.

Berikut ini resiko usaha pangkas rambut yang perlu Anda ketahui :

  • Komplain para pelanggan

Setiap pelanggan pasti memiliki kriteria tersendiri untuk model rambut mereka. Sebagai manusia Anda juga tidak akan bisa terus mencukur sesuai dengan keinginan mereka.

Jadi jangan kaget jika tiba-tiba ada pelanggan yang komplain karena Anda mungkin salah potong atau tidak sesuai dengan harapan mereka.

  • Banyak antrian

Semakin puas pelanggan dengan cukuran Anda, maka akan semakin banyak orang yang datang ke tempat cukur Anda. Resikonya akan banyak antrian menunggu. Anda sendiri pasti juga akan kelelahan karena tidak ada waktu untuk istirahat.

Solusinya Anda bisa menambah karyawan untuk membantu tugas Anda. Sehingga para pelanggan tidak merasa kecewa karena menunggu terlalu lama.

  • Persaingan cukup ketat

Usaha potong rambut menjadi bisnis yang menjanjikan. Hal ini membuat para pebisnis mulai melirik usaha ini. Jadi, mungkin kedepannya Anda akan mendapat kompetitor untuk bisnis Anda ini.

Ketika tempat usaha sejenis menawarkan jasa potong rambut lebih murah dan memiliki fasilitas lebih lengkap, kemungkinan para pelanggan akan memilih cukur kesana.

Jadi Anda harus siap-siap bersaing dengan mereka. Sebisa mungkin jangan sampai kehilangan pelanggan-pelanggan tetap Anda.

Usaha pangkas rambut pria memang memiliki potensi yang cukup besar. Jika Anda memilih usaha ini, maka Anda cukup jeli membaca peluang usaha yang ada sekarang ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *