8 Tips Buka Usaha Angkringan Agar Sukses Meraup Keuntungan

ilustrasi usaha angkringan modal kecil

Memiliki modal terbatas bukan alasan untuk tidak mencoba berbisnis. Anda tidak perlu harus menunggu modal besar terlebih dahulu. Karena di jaman sekarang, ada banyak bisnis yang bisa dimulai dengan modal kecil. Apalagi jika kita membicarakan tentang bisnis kuliner. Salah satu usaha kuliner yang sangat menjanjikan adalah usaha angkringan di pinggir jalan.

Warung angkringan sendiri adalah semacam warung makan yang menggunakan gerobak kayu dan ditutupi dengan terpal yang banyak terdapat di Jogja, Klaten, Solo dan sekitarnya. Namun, sekarang hampir merata di daerah jawa pasti ada warung angkringan. Popularitas bisnis angkringan merambah ke kota-kota besar lainnya di Indonesia. Seperti Bandung, Cimahi, Jakarta, Surabaya, Semarang, Denpasar, Kebumen, Salatiga, Pemalang, dan daerah lainnya.

Makanan yang dijual pun sangatlah sederhana dengan menu andalan sego kucing/nasi kucing. Disebut nasi kucing karena memang porsinya kecil seperti porsi makanan kucing. Sehingga ketika orang dewasa menyantapnya, setidaknya bisa menghabiskan 3-5 bungkus nasi. Selain nasi kucing, terdapat makanan lain seperti sate, ayam goreng, dan gorengan. Terdapat juga minuman khas tradisional Indonesia seperti teh, kopi dan wedang jahe.

Meskipun bisa dimulai dengan modal kecil, bukan berarti penghasilan yang anda dapatkan juga kecil. Anda bisa meraup ungtung berkali-kali lipat dari bisnis ini. Apalagi dengan harganya yang murah, anda bisa menjangkau konsumen dari semua kalangan masyarakat.

Lalu bagaimana sih cara memulai bisnis angkringan agar sukses besar?

Berikut ini akan saya rangkumkan tips sukses buka usaha angkringan agar menguntungkan dan selalu ramai pengunjung.

1. Pilih Lokasi Jualan yang Strategis

Pemilihan lokasi yang tepat akan mempengaruhi sukses tidaknya anda dalam membuka bisnis angkringan. Pilihlah lokasi usaha angkringan yang dekat dengan pangsa pasar yang ada.

Misalkan membuka warung angkringan di dekat terminal, dekat pasar, sekitar permukiman warga yang padat penduduk, sekitar kost-kostan karyawan dan mahasiswa, dekat pusat perkantoran, sekitar kampus, dan tempat wisata.

Membuka angkringan di pedesaan pun juga sangat menjanjikan loh. Apalagi jika lokasi desa anda merupakan jalur antar kota. Warung angkringan anda pasti akan menjadi tempat singgah pengendara yang berlalu lalang melewati desa anda.

Membuka angkringan di luar pulau Jawa juga tidak kalah menjanjikan. Saya pernah melihat warung angkringan di kota Pontianak, Kalimantan Barat. Dari sore hingga malam, warung angkringan tersebut tidak pernah sepi pembeli. Terkadang pembeli harus rela mengantri jika tidak dapat tempat duduk. Hal ini membuktikan bahwa di luar pulau Jawa pun warung angkringan sangat diminati.

Alasanya karena masih banyaknya orang-orang perantauan dari Jawa. Disamping itu, warga lokal juga suka dengan angkringan karena menu makanannya yang unik dan murah meriah.

Baca lebih lanjut tentang 13 tips memilih tempat usaha yang strategis

2. Menentukan Konsep Angkringan

konsep angkringan gaul

foto via radarbanyumas.co.id

Sebelum anda membuka bisnis angkringan, ada baiknya anda menentukan terlebih dahulu konsep warung angkringan anda. Apakah anda ingin membuka model angkringan sederhana atau model angkringan gaul dan modern.

Konsep angkringan sederhana biasanya hanya berupa gerobak kayu dengan tutup terpal yang bisa memuat sekitar 8 orang pembeli. Meskipun tetap menguntungkan, namun konsep yang satu ini tidak akan bisa menjaring banyak pelanggan.

Namun jika anda ingin menyasar anak-anak muda milenial jaman sekarang, akan lebih baik jika konsep angkringan anda memiliki suasana ala anak muda jaman sekarang sehingga bisa menjadi tempat nongkrong yang mengasyikkan. Misalnya konsep angkringan kafe dengan berbagai fasilitas lengkap seperti wifi dan televisi besar.

Memang butuh modal yang cukup besar, namun semua itu akan terbayarkan dengan kedatangan banyak pengunjung nantinya. Akan tetapi, jika modal yang anda miliki terbatas, anda bisa menjalankan warung angkringan sederhana terlebih dahulu.

Yang terpenting, desainlah gerobak anda semenarik mungkin sehingga orang akan senang ketika datang ke warung angkringan anda.

Baca juga : 10 tips memulai usaha café dengan modal kecil

3. Rincian Modal Usaha Angkringan

Bagi anda yang mau buka usaha angkringan gaul di daerah anda pastinya bertanya-tanya,”Berapakah modal usaha yang harus dipersiapkan untuk membuka usaha angkringan dari nol sampai berdiri?”

Berdasarkan pengalaman para pelaku usaha dalam bisnis ini, modal usaha angkringan tidak terlalu besar. Dengan modal kecil di bawah Rp 5 jutaan pun, anda sudah dapat membuka bisnis angkringan gaul yang sederhana. Itu untuk satu gerobak.

Modal usaha sebesar itu sudah meliputi sarana dan prasarana yang dibutuhkan untuk membuka bisnis angkringan meliputi gerobak kayu, perlengkapan memasak, bahan baku makanan dan lain sebagainya

Berikut ini rincian biaya modal usaha yang harus dipersiapkan untuk membuka warung tenda angkringan :

  • Gerobak angkringan @ Rp 2.500.000
  • Terpal ukuran lebar @ Rp 300.000
  • 2 Teko plastik @ Rp 30.000
  • 3 Tempat sampah @ Rp 30.000
  • 2 Ember @ Rp 40.000
  • Termos es @ Rp 80.000
  • Teko/ceret @ Rp 30.000
  • Wajan penggorengan @ Rp 120.000
  • Kompor gas @ Rp 350.000
  • Gas elpiji @ Rp 170.000
  • Nampan dan keranjang @ Rp 75.000
  • Sendok dan garpu @ Rp 60.000
  • Piring besar @ Rp 55.000
  • Piring kecil @. Rp 45.000
  • 2 lusin gelas @ Rp 60.000

Total : Rp 3.945.000

Total biaya investasi awal yang harus dikeluarkan untuk membuka usaha angkringan nasi kucing sebesar Rp 3.945.000. Biaya investasi tersebut belum termasuk biaya lain-lain yang tak terduga dan biaya operasional usaha. Yang meliputi : gaji pegawai, pembelian bahan baku, biaya bulanan listrik dan air bersih, karcis retribusi dan lain sebagainya.

Untuk biaya operasional bisa anda akumulasikan per hari atau perbulan. Katakanlah anda harus mengeluarkan modal sekitar Rp 300.000 per harinya untuk membeli bahan-bahan baku seperti beras, ayam, bumbu dapur, gula, susu kaleng, kopi, teh, tempe tahu, daun pisang, jahe, isi ulang gas elpiji dan lain sebagainya.

Jika anda kerepotan untuk memasak menu makanan angkringan, anda bisa saja menerima sistem konsinyasi atau titipan makanan dan minuman dari para produsen. Atau istilahnya sebagai agen kuliner dari produsen makanan dan minuman untuk angkringan.

Yang terpenting, usaha nasi kucing anda harus bisa tetap menjual menu seperti sate telur puyuh, sate ati ampela, aneka gorengan, daging ayam, tahu, tempe, susu kental manis, minuman jahe, minuman jeruk peras, kopi, teh, susu, dan minuman kemasan instant yang lainnya.

Baca juga : 30+ peluang bisnis makanan yang menjanjikan

4. Tonjolkan Menu yang Unik dan Spesial

menu angkringan yang murah meriah

foto via tribunnews.com

Untuk menu angkringan sendiri sebenarnya sangatlah beragam. Ada berbagai macam makanan tradisional yang bisa anda padukan juga dengan makanan modern saat ini. Tapi biasanya semua makanan di angkringan sudah dimasak terlebih dahulu sebelum dijual. Terkecuali makanan seperti gorengan yang bisa anda goreng di tempat penjualan. Sementara untuk makanan lain bisa anda masak terlebih dahulu dirumah.

Umumnya dalam setiap gerobak angkringan, menu makanan dan minuman yang tersedia itu-itu saja beserta penyajiannya. Anda bisa mencoba dengan menu baru maupun cara penyajian baru yang akan menarik banyak peminat dan pembeli. Contohnya menyediakan menu sambal pete, sambal jengkol, Kopi Mantap Ala Cheff, dan lain-lain yang tidak akan pernah sobat temukan di angkringan lain.

Berikut ini beberapa pilihan menu unik angkringan yang bisa anda coba jual di warung anda.

Menu makanan

  • Nasi kucing temped an teri
  • Aneka macam gorengan
  • Tempe dan tahu bacem
  • Sundukan telur puyuh
  • Sundukan kikil pedas
  • Sate usus ayam
  • Sate keong
  • Sate ati ampela
  • Sate ceker
  • Ayam crispy
  • Gorengan kepala
  • Gorengan ceker
  • Gorengan sayap
  • Sosis bakar/goreng
  • Pentol bakar/goreng
  • Pisang keju

Menu minuman

  • Es teh
  • Es capucino
  • capucino panas
  • es jeruk
  • Teh panas
  • Kopi
  • Wedang jahe
  • Teh tarik
  • Suteja (susu teh jahe)
  • Kopaja (kopi panas jahe)
  • Es susu coklat
  • Jeruk panas
  • Wedang kampul

Yang terpenting, apapun makanan yang akan anda sajikan kepada konsumen. Seyogyanya anda harus benar-benar menjaga kualitas makanan angkringan anda. Kalau makanan anda enak, tentu konsumen tidak akan segan untuk kembali lagi mencicipi masakan angkringan anda.

Disamping itu, dengan kualitas makanan yang terjaga, anda bisa mematok harga lebih mahal dari pesaing anda karena konsumen tentu akan lebih suka menikmati jajanan yang enak.

Simak juga : 7 peluang bisnis modal kecil yang tidak ada matinya dan pasti laku

5. Mempertahankan Ciri Khas Angkringan

Ciri khas dari warung makan angkringan adalah menggunakan gerobak yang ditutup dengan terpal warna biru atau orange. Meskipun anda sendiri mengusung konsep angkringan gaul atau modern. Sebaiknya anda jangan menghilangkan ciri khas angkringan tersebut.

Ciri khas lain yang harus dipertahankan ialah harga makanan angkringan yang relative murah dan terjangkau untuk masyarakat kecil. Jika anda mematok harga yang terlalu mahal, tentunya konsumen ogah untuk mampir di warung anda. Lebih baik makan di rumah makan sekalian jika selisih harganya tidak jauh beda.

6. Menjaga Kebersihan Gerobak dan Sekitarnya

Menjaga kebersihan tempat usaha menjadi poin penting yang harus anda perhatikan. Salah satunya kebersihan gerobak yang notabene menjadi sarana anda untuk berjualan. Jika gerobak yang anda pakai terlihat kotor dan kusam, tentu konsumen akan berpikir dua kali untuk kembali makan di warung angkringan anda.

Jika anda menggunakan meja atau lesehan untuk menampung para pembeli yang datang, sudah seharusnya anda membersihkan tempat tersebut. jangan sampai ada sisa makanan atau sampah yang berserakan yang mana tentu akan mengganggu kenyamanan para pelanggan.

Baca juga : 13 faktor kegagalan usaha dan cara mengatasinya

7. Memberikan Pelayanan yang Baik

Sebagai seorang penjual, anda harus bisa memberikan pelayanan yang memuaskan kepada konsumen. Selain menyajikan menu makanan yang enak. Anda juga harus bersikap baik kepada konsumen.

Tonjolkan keramahan anda dan layani konsumen dengan baik. Dengan begitu mereka akan betah untuk berlama-lama nyantai sambil menikmati makanan yang anda jual. Jika seseorang sudah menemukan tempat makan yang enak dan nyaman, biasanya mereka akan kembali lagi dan menjadi pelanggan tetap anda nantinya.

Untuk mentarget anak muda, anda bisa menyediakan wifi gratis. Saat ini kebutuhan akan internet semakin besar, sehingga jika ada wifi gratis, konsumen tentu akan lebih senang.

8. Membuka Cabang Lain

Jika anda ingin mendapatkan omset berkali-kali lipat dari usaha angkringan. Maka anda perlu membuka cabang ditempat lain. Misalnya dengan mempekerjakan karyawan untuk berjualan di daerah lain sehingga anda akan mendapat pemasukan tambahan.

Bayangkan jika dengan satu gerobak angkringan saja bisa menghasilkan omset minimal 3 juta per bulan. Jika anda memiliki 5 gerobak, maka penghasilan anda akan menjadi lebih dari 5 kali lipat.

Anda bisa mencontoh kisah sukses pemuda bernama bayu yang memiliki usaha angkringan bernama angkringan nasi kucing 78. Sampai sekarang ia telah memiliki 200 mitra angkringan yang tersebar di seluruh Indonesia.

Dia menerapkan sistem waralaba dimana mitra yang bergabung dengan waralaba angkringan akan mendapat peralatan angkringan dari bayu mulai dari gerobak dan perlengkapan angkringan dan berhak menggunakan brand angkringan nasi kucing 78 miliknya.

Simak juga : 7 usaha waralaba makanan yang menguntungkan

Keuntungan Bisnis Angkringan

Untuk anda yang memilih bisnis angkringan, ada banyak keuntungan dari usaha ini. Berikut beberapa keuntungan bisnis angkringan, antara lain:

Tak Pernah Sepi Pembeli

Usaha angkringan merupakan salah satu jenis bisnis yang bergerak dalam bidang kuliner. Kita tahu bahwa makan dan minum merupakan kebutuhan dasar manusia setiap hari. Sehingga dipastikan usaha angkringan akan selalu laris manis, dan tak pernah sepi pembeli. Inilah yang menjadi kelebihan bisnis angkringan.

Keuntungannya Besar

Berdasarkan pengalaman para pengusaha angkringan yang sudah sukses rata-rata mereka memperoleh penghasilan bersih sebesar Rp 200 ribu dalam satu malam dari satu buah gerobak.

Kita bayangkan di kali satu bulan maka omset bersih mereka sebesar Ro 6.000.000 perbulan (Rp 200.000 x 30 hari). wow sangat lumayan bukan? Itu baru dari satu gerobak. Jika mempunyai tiga gerobak maka penghasilan bisnis angkringan mencapai Rp 18 juta perbulan.

Bisa Dimulai dengan Modal Kecil

Peralatan bisnis angkringan sangatlah sederhana. Jadi sudah pasti modal yang dikeluarkan untuk memulai bisnis ini relatif kecil. Dengan modal 3-5 juta rupiah anda sudah bisa menjalankan bisnis ini. Itu tergantung dari saerah masing-masing.

Apalagi usaha angkringan juga tidak memerlukan ruko. Anda bisa berjualan di pinggir jalan atau depan ruko yang tutup pada malam hari. Biaya sewanya tentu lebih murah dibandingkan anda harus menyewa ruko.

Itulah ulasan tentang usaha angkringan yang nyatanya sangatlah menjanjikan. Jika anda tertarik, cobalah untuk melakukan perencanaan usaha terlebih dahulu agar bisnis anda lancar kedepannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *