usaha bubur ayam

Cara Memulai Usaha Bubur Ayam

Tak banyak orang yang berpikir untuk membuka usaha bubur ayam. Kebanyakan dari mereka merasa bisnis makanan yang satu ini bakal punya banyak saingan. Peluangnya sedikit. Padahal tidak. Ini termasuk peluang bisnis yang sangat menjanjikan.

Tentu bisa dipahami juga jika Anda berpikir seperti itu. Semakin banyak kompetitor, artinya peluang semakin kecil. Akan tetapi, kenapa Anda tidak melihat dari perspektif yang berbeda? Semakin banyak kompetitor artinya demand nya banyak.

Dan tidak itu saja. Banyak sekali faktor lain yang membuat Anda pasti suka membuka usaha bubur ayam.

Mengapa Memilih Usaha Bubur Ayam?

Jika Anda sempat berpikir untuk membuka usaha menu bubur ayam, boleh tahu apa alasannya? Bisa jadi ada alasan personal. Anda suka dengan menu yang satu ini. Atau bahkan Anda doyan sekali sarapan bubur ayam setiap pagi.

Itu memang benar. Dan alasan tersebut bisa dipahami. Lihat saja. Salah satu menu sarapan pagi yang ramai dicari adalah bubur ayam. Ada menu sarapan lainnya, seperti nasi uduk, nasi kuning, atau roti bakar. Namun, bubur dianggap sebagai menu yang paling difavoritkan, terutama mereka yang tidak ingin mengawali hari terlalu kekenyangan. Bubur ayam pilihan yang terbaik.

Di sisi lain, ada orang yang akhirnya memulai usaha bubur ayam karena modal yang relatif kecil. Tahukah Anda berapa modal yang harus Anda siapkan? Mungkin modalnya hanya bahan utamanya saja, seperti beras, ayam, dan, bumbu. Sementara itu, Anda bisa menggunakan alat-alat masak seadanya di dapur.

Yang sedikit lebih mahal mungkin gerobak atau tempat di mana Anda akan menjajakan bubur ayam tersebut. Jika Anda baru memulai, Anda bisa coba berjualan di rumah dulu agar modal yang harus Anda keluarkan tidak terlampau besar.

Dan satu alasan lagi. Membuat bubur ayam relatif mudah. Setiap orang bisa. Bahkan, jika Anda tidak yakin, Anda bisa ambil kursus sebentar. Pasti Anda bisa.

Jadi, sudah siap untuk membuka warung bubur ayam?

3 Langkah Penting Bisnis Bubur Ayam

Setelah Anda yakin untuk memulai bisnis bubur ayam, Anda tidak boleh terburu-buru. Di setiap usaha pasti ada risiko. Dan Anda harus ketahui risiko tersebut. Misalnya ternyata bubur yang Anda jajakan tidak diminati. Atau bubur miliki kompetitor lebih enak hingga akhirnya Anda gagal membuat usaha yang satu ini.

Untuk meminimalisir risiko tersebut, ada beberapa hal yang perlu Anda lakukan.

1. Analisa Pasar

Sebenarnya, tidak perlu Anda lakukan analisa untuk mengetahui apakah masyarakat suka bubur ayam atau tidak. Karena menu yang satu ini bisa dinikmati semua kalangan. Jadi, pasti ada orang yang suka.

Yang harus Anda analisa adalah harga dan juga porsi. Anda bisa mulai mencoba beberapa warung yang menjual bubur ayam. Catat berapa harga yang ditetapkan oleh masing-masing penjual. Lalu, bagaimana porsi dan juga rasanya. Mana yang banyak peminatnya.

Dari sana, Anda akan mendapatkan informasi penting. Mulai dari berapa rata-rata harga satu porsi bubur ayam, bagaimana rasa bubur ayam yang paling disukai, dan lain sebagainya. Setelah menganalisa, Anda bisa mulai langkah selanjutnya.

2. Pilih Lokasi

Sudah yakin memulai usaha bubur ayam? Sudah menentukan harga dan rasa bubur ayam yang menurut Anda paling enak? Jika sudah, Anda bisa mencari lokasi yang tepat.

Tidak harus di tempat yang ramai. Anda bisa mencari tempat yang kemungkinan bakal ramai. Lihat perkembangan yang akan terjadi di suatu daerah. Apakah akan ada mall baru? Apakah akan ada sekolah, pabrik, atau area usaha baru? Jika ada kabar semacam itu, cari lokasi di mana Anda bisa sewa untuk mendirikan warung bubur ayam.

Kenapa harus demikian? Karena dengan cara itulah Anda bisa menyewa tempat dengan lebih murah. Atau bahkan Anda bisa berinvestasi dengan cara membeli tanah atau bangunan di sekitar area tersebut yang biasanya harganya masih murah.

3. Strategi Marketing

Langkah yang paling penting lagi adalah strategi marketing. Ini yang harus benar-benar Anda perhatikan. Apalagi jika usaha bubur ayam ini termasuk usaha dengan tingkat kompetisi yang super ketat. Anda harus menggunakan stratagi pemasaran yang paling mantap.

Pertama-tama, pahami jika Anda pemain baru. Untuk itu, Anda harus mampu mencuri perhatian calon konsumen. Anda bisa tawarkan bubur ayam dengan harga yang paling murah dibandingkan dengan kompetitor. Biarkan orang datang dan mencoba. Itu yang paling penting.

Atau Anda bisa tawarkan bubur ayam dengan porsi yang banyak tapi harga yang sama dengan kompetitor. Anda juga bisa tambahkan ayam dalam jumlah yang lebih banyak.

Tentu Anda tidak boleh terus menerus perang harga. Itu hanya permualaan saja. Jika sudah mulai ramai, Anda perlu memastikan ada keuntungan yang didapatkan. Ketika sudah ada pelanggan tetap, Anda harus mulai memikirkan bagaimana melakukan scale-up. Contohnya saja Anda mempromosikan usaha bubur ayam Anda melalui akun media sosial. Dengan demikian Anda bisa menjangkau lebih banyak konsumen.

Sesekali Anda bisa berikan diskon atau bahkan bubur ayam gratis. Ini yang juga sering dilakukan oleh para pengusaha bubur ayam. Mereka menggratiskan dagangannya pada momen tertentu, seperti ketika hari Jumat, ada perayaan hari tertentu, dan lain sebagainya. Cara akan membuat usaha Anda mendapatkan lebih banyak perhatian.

4. Layanan Tambahan

Banyak orang yang tidak memiliki waktu untuk membeli bubur ayam di lokasi di mana Anda berjualan. Ada yang sibuk harus mengantar anak ke sekolah lalu berangkat ke kantor. Mereka pun tidak punya cukup waktu untuk sarapan.

Anda bisa manfaatkan situasi ini. Anda bisa berikan layanan delivery order kepada konsumen. Jalin kerjasama dengan penyedia aplikasi ojek online. Selain sebagai strategi marketing, ini juga bisa dijadikan layanan tambahan untuk menjangkau lebih banyak konsumen.

Jadi, sudah siap untuk membuka bisnis bubur ayam?

Bikin Resep Bubur Ayam yang Beda

Di era kompetisi yang semakin ketat ini, satu hal yang bisa membuat Anda menang. Anda harus beda. Bubur ayam yang Anda buat harus beda.

Bagaimana caranya? Contohnya saja beberapa inovasi penjual bubur ayam. Ada yang menjajakan bubur ayam dengan toping berupa telur ayam setengah matang yang ditaruh di tengah-tengah bubur. Ternyata, banyak peminatnya.

Ada juga bubur yang disajikan dengan potongan cakwe dan cheese stick. Ini membuat bubur terlihat berkelas atau bubur ayam premium. Ada juga penjual yang menambahkan ayam suwir yang banyak agar pelanggan lebih puas dan kenyang.

Anda perlu memikirkan hal tersebut. Semakin unik, maka usaha Anda akan semakin mendapatkan perhatian. Peluang Anda sukses di bidang kuliner ini sangat terbuka lebar.

Kira-kira, kapan Anda memulai usaha bubur ayam? Dibutuhkan keberanian untuk mengambil risiko jika Anda ingin menjadi pengusaha yang sukses. Itu kunci utamanya.

 

 

Previous Post
memulai usaha burger
Bisnis Online

Cara Memulai Usaha Burger

Next Post
usaha sarapan pagi
Bisnis Online

Langkah-Langkah Memulai Usaha Sarapan Pagi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *