bisnis thrift shop

Kelebihan Bisnis Thrift Shop Dan Cara Memulainya

Keinginan untuk meraih pendapatan maksimal dari bisnis bisa Anda wujudkan. Anda bisa menekuni bisnis thrift shop. Bisnis ini menawarkan keuntungan lebih besar. Menariknya, merintisnya tidak memerlukan modal yang besar.

Anda bisa memulainya secara perlahan. Ketika bisnis mulai menghasilkan. Anda bisa mengembangkannya. Nah, bagaimana cara menjalankan bisnis tersebut?

Apa Itu Thrift Shop?

Thrift Shop merupakan sebuah ide bisnis yang bergerak di bidang penjualan barang bekas. Ini menjadi sebuah solusi bagi seseorang untuk menghindari pemborosan dalam pembelian barang.

Bisnis thrift shop dulunya bernama Charity Shop. Lahir pada tahun 1899 di Inggris. Awal mulanya merupakan bagian dari toko amal di mana produk yang dibuat oleh para tunanetra dijual untuk urusan amal.

Ide penggunaan barang bekas ini tampaknya diterima. Bahkan meluas sampai di Amerika Serikat. Masyarakat di AS begitu mengapresiasi model tersebut. Khususnya pencinta lingkungan yang berharap agar masyarakat sadar tentang pentingnya menjaga lingkungan.

Kampanye tentang penggunaan barang daur ulang semakin digalakkan. Pada akhirnya, masyarakat mulai berbelanja barang bekas ini.

Seiring berkembangnya zaman, tujuan awal ini mengalami perubahan. Jika dulunya hanya untuk kegiatan amal, kini ide ini berubah menjadi lahan bisnis. Sebagian masyarakat di tanah air mulai memanfaatkannya sebagai peluang bisnis yang menjanjikan.

Kelebihan Dari Bisnis Thrift Shop

Anda tidak salah memilih bisnis thrift shop ini. Bisnis tersebut menawarkan banyak kelebihan bagi pebisnis. Di antaranya adalah sebagai berikut.

  1. Produk Beragam

Bervariasinya produk membuat Anda lebih bebas untuk menentukan. Tinggal menyesuaikan dengan kebutuhan pasar. Untuk memastikannya, riset pasar sangatlah penting.

Coba cermati apa yang masyarakat butuhkan. Jika sudah menemukannya, tinggal sediakan produk tersebut. Lantas, promosikan supaya masyarakat segera mengetahui keberadaan penjualnya.

Barang bekas ini meliputi pakaian, sepatu, tas, jam tangan, peralatan rumah tangga dan lain sebagainya. Barang ini bisa Anda datangkan langsung dari luar negeri. Atau, bisa juga dari dalam negeri.

Menariknya, produk tersebut bisa berlabel premium. Label inilah yang akan membuat masyarakat lebih tertarik.

  1. Pangsa Pasar Luas

Pencari produk dari bisnis thrift store kebanyakan dari kaum remaja. Walaupun begitu, bukan berarti jika bisnis ini sulit menemukan pelanggan.

Fakta menunjukkan bahwa jumlah remaja di Indonesia jauh lebih besar. Masa peralihan ke usia dewasa membuatnya ingin tampil lebih menawan. Dan keterbatasan biaya membuatnya lebih memilih cara yang masuk akal.

Membeli produk berkelas dengan label murah tentunya lebih masuk akal. Dan pebisnis yang telah menyediakannya bakalan mudah melakukan penjualan produk.

  1. Margin Keuntungan Besar

Alasan membuka bisnis ialah bisa memperoleh pendapatan. Setiap orang selalu berkeinginan untuk memperoleh sumber pendapatan yang menjanjikan. Modal kecil tetapi bisa untung berlipat.

Keinginan ini nyatanya bisa Anda realisasikan. Membuka usaha penjualan barang bekas adalah pilihan yang tepat. Karena Anda bisa memperoleh margin cukup besar. Bahkan bisa sampai 50% lebih.

Contohnya adalah baju bekas. Baju bekas biasanya dijual dari pemasok sekitar 1 juta rupiah per karung. Biasanya, per karung berisi sekitar 50-100 potong pakaian acak.

Anda bisa menyeleksinya dan memberi label harga sesuai jenisnya. Misalnya rata-rata dijual sekitar 30 ribu rupiah dan memiliki 100 potong, maka Anda akan mengantongi sekitar 3 juta rupiah.

Cara Memulai Bisnis Barang Bekas

Jika Anda mantap untuk menekuni bisnis barang bekas ini, kami akan tunjukkan bagaimana cara memulainya. Poin utamanya adalah sebagai berikut.

  1. Temukan Pemasok Utama

Anda perlu mencari siapa yang memasok barang bekas. Temukan melalui bertanya atau searching di internet. Atau, Anda juga bisa memanfaatkan rekan yang berada di luar negeri jika ingin jualan produk dari luar.

Pastikan bahwa pemasoknya memang dapat dipercaya. Karena Anda akan menjalin kerja sama dalam waktu yang lama.

  1. Pilih Produk Paling Banyak Dicari

Jangan pernah abaikan terhadap kebutuhan pasar. Cari tahu apa yang masyarakat inginkan. Misalnya apakah berupa pakaian, jam tangan dan lain sebagainya.

Fokus terlebih dahulu pada target di sekitar. Tujuannya supaya bisa menjualnya secepat mungkin.

  1. Mulai dengan Modal Minim

Anda beruntung memilih bisnis ini. Secara, modal yang Anda butuhkan tidak banyak. Ini hanya terhitung pada pembelian barang dari supplier.

Tetapkan terlebih dahulu modal yang Anda ingin keluarkan. Bagi modal ini untuk menyewa tempat. Setelah itu, rencanakan tentang berapa banyak melakukan pembelian. Yang paling penting, awali dengan modal yang kecil dan lihat perkembangannya.

  1. Promosikan dan Kembangkan

Setelah memiliki produk, sortir terlebih dahulu produknya. Pisahkan sesuai merek dan labeli dengan harga yang masuk akal.

Selesai melakukannya, Anda bisa mempromosikannya. Kenalkan produk pada orang di sekitar Anda. Kemudian, imbangi dengan promosi melalui internet. Contohnya melalui instagram ataupun media sosial lainnya.

Apabila produk terjual sesuai rencana, Anda bisa memajukannya. Anda bisa membeli dalam jumlah yang lebih besar. Bahkan, Anda bisa melengkapinya dengan berbagai jenis produk.

Itulah kelebihan dan cara menjalankannya. Mulai dengan riset pasar, setelah itu putuskan untuk memulainya secara perlahan. Maka, Anda akan melihat hasil dari bisnis thrift shop yang Anda jalankan selama ini.

 
Next Post
usaha kecil menguntungkan
Bisnis Online

Tips Membangun Usaha Kecil Menguntungkan Dan Ide Usahanya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *