Tips Sukses Buka Usaha Kue Rumahan Modal Kecil Untung Besar

usaha kue rumahan via usahanurul.blogspot.com

usaha kue rumahan via usahanurul.blogspot.com

Usaha kue rumahan memang menjadi primadona untuk ibu-ibu rumah tangga. Karena bisa menghasilkan uang tanpa harus keluar rumah. Selain itu, bisnis kue ini bisa dimulai hanya dengan modal yang kecil atau bahkan bisa dibilang sebagai usaha tanpa modal.

Usaha ini sangat menjanjikan, apalagi saat ini semakin banyak permintaan akan kue rumahan baik itu kue kering maupun kue basah. Sudah banyak kisah sukses dari para pengusaha kue rumahan yang sukses dan akhirnya malah membuka pabrik kue sendiri.

Kenapa usaha kue rumahan ini menjanjikan?

Salah satu alasan kenapa kue merupakan salah satu bisnis rumahan yang menjanjikan adalah peminat kue sangat banyak dan persaingannya tidak seberat usaha kuliner lain.

Yang kedua adalah Anda bisa balik modal dalam waktu satu hari saja, tidak seperti usaha lain yang harus sewa tempat, pasang banner, beli perabotan dan lain-lain yang balik modalnya butuh waktu berbulan-bulan atau bahkan tahunan.

Dengan usaha kue rumahan ini, Anda bisa balik modal dalam waktu satu hari saja. Atau paling lama sebulan, itupun jika pesanan Anda tidak banyak.

Jika semakin cepat balik modal, maka semakin cepat pula uang hasil keuntungan bisa Anda pegang.

Bagaimana cara memulai usaha kue rumahan modal kecil?

Salah satu alasan banyak orang tidak membuka usaha adalah karena tidak punya modal. Saya akui memang modal sangat penting dalam membangun sebuah usaha. Baik untuk keperluan pembelian perabotan, tempat, promosi, bahan dll.

Kabar baiknya, Anda bisa membuka usaha ini dengan modal minim. Yang Anda butuhkan adalah hanyalah beberapa peralatan pembuat kue dan melakukan promosi yang tepat.

Ada beberapa langkah jika Anda ingin membuka usaha ini. Beberapa diantaranya meliputi :

  1. Tentukan siapa target konsumen Anda
  2. Tentukan kue apa yang akan Anda jual ke mereka
  3. Tentukan kapan Anda menjualnya
  4. Tentukan cara Anda menjualnya
  5. Tentukan apa saja peralatan dan bahan yang Anda butuhkan
  6. Tentukan bagaimana cara Anda menarik pembeli
  7. Tentukan apa yang Anda lakukan jika tak pesanan sepi

Langkah-langkah tersebut akan mempermudah Anda untuk memulai usaha ini dengan modal kecil maupun dengan modal besar, hal diatas akan memperkecil resiko kerugian yang mungkin Anda akan alami.

Baiklah, langkah pertama adalah

Menentukan Siapa Target Konsumen Anda

Ada sebuah pepatah mengatakan “dalam sebuah usaha, yang paling penting adalah konsumen”

Dan hal ini benar, tanpa konsumen/pembeli, usaha Anda akan tutup. Karena Anda tidak akan menghasilkan apapun dari sana. Jadi, hal pertama adalah menentukan siapa target konsumen Anda

Meskipun setiap orang suka kue, saya rasa kurang tepat jika anda memilih semua orang sebagai target anda. Setiap orang tentu menyukai kue yang berbeda-beda. Contohnya saya lebih suka kue basah daripada roti kering. Jika ada yang jualan makanan ringan, saya mungkin tidak akan membeli kue kering meskipun saya sebenarnya juga doyan-doyan saja.

Hal yang paling mudah untuk dilakukan untuk mencari target konsumen adalah dengan melihat lokasi disekitar Anda. Misalkan rumah Anda dekat dengan sekolahan SD, maka Anda bisa mulai dari SD tersebut.

Juallah kue yang di sukai siswa SD. Biasanya kue yang berwarna warni dan rasanya manis, bisa kue basah atau pun kering. Karena bisanya siswa SD suka yang manis-manis daripada yang asin.

Jika rumah Anda berada di dekat pasar, Anda bisa menjual kue jajanan pasar. Anda bisa menjualnya ke pedagang pasar atau penjual sayuran keliling. Jajanan pasar akan lebih diminati oleh mereka daripada kue kering dalam toples.

Jika rumah Anda jauh dari keramaian, Anda bisa menjual kue secara online. Dengan cara masuk ke grup kuliner, dan menjual kue yang unik. Jika Anda ingin menjual kue dengan laris melalui sosial media kuncinya ada di gambar yang terlihat lezat.

Jadi, target yang berbeda membutuhkan kue dan cara promosi yang berbeda pula.

Anda bisa juga menentukan target konsumen berdasarkan waktu, misalkan lebaran, natal, tahun baru, tahun baru cina, dll.

Anda bisa menjual kue buatan Anda ke orang-orang yang merayakan hari-hari tersebut.

Baca juga : 8 Strategi Pemasaran Produk Baru Untuk Usaha Kecil Paling Efektif

Menentukan Kue yang Akan di Jual

resep kue dan cara pembuatannyaUntuk menentukan kue yang akan dijual, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Yang pertama adalah siapa target konsumen Anda. Apakah siswa sekolah, para pedagang, atau para ibu-ibu sosialita yang suka main Facebook dan lain-lain.

Konsumen yang berbeda menyukai kue dengan jenis yang berbeda pula.

Hal kedua yang perlu diperhatikan adalah kemampuan Anda membuat kue. Tak bisa dipungkiri jika salah satu kunci sukses usaha kue ini adalah kualitas kue yang Anda jual. Jika kue Anda enak, maka kemungkinan orang akan berlangganan pada Anda.

Namun jika kue Anda tidak enak, orang tidak akan membeli lagi untuk kedua kalinya, Jika anda membutuhkan resep kue yang enak, silahlah lihat disini.

Intinya, juallah kue yang enak. Sebaiknya jangan memaksakan diri menjual kue yang Anda tidak begitu bisa membuatnya.

Jika Anda memang sangat berminat menjual kue tertentu, usahakan Anda belajar terlebih dahulu hingga Anda bisa membuatnya dengan rasa yang enak.

Baru Anda bisa menjual kue tersebut sesuai dengan target konsumen Anda.

Baca juga : Cara Sukses Memulai Usaha Kue Kering dengan Modal Kecil

Menentukan Waktu Menjual Kue

Selanjutnya adalah Anda harus memanfaatkan waktu menjual kue. Seperti berjualan di bulan ramadhan, natal, tahun baru, saat banyak orang yang menikah, dan hari besar lain yang dirayakan oleh orang-orang.

Jika lebaran tiba, maka kebutuhan kue kering akan sangat meningkat. Anda bisa menjual kue kering untuk suguhan. Tentu saja kue tersebut harus banyak diminati oleh orang-orang di lokasi tersebut. Kue kering yang biasa di suguhkan seperti kue semprit, pastel kering, biskuit, nastar dll.

Bila tahun baru cina tiba, Anda bisa menjual moon cake. Dengan target konsumen orang-orang keturunan tionghoa. Karena mereka membutuhkan kue ini sebagai suguhan tamu atau untuk cemilan saat berkumpul bersama keluarga mereka.

Saat musim nikah tiba, Anda bisa menjual kue untuk suguhan tamu pernikahan dan kue untuk oleh-oleh tamu saat pulang. Untuk suguhan, Anda bisa menawarkan kue kering dan kue basah. Sementara untuk oleh-oleh yang dibawa pulang tamu undangan, Anda bisa menawarkan kue kering.

Baca juga : 10 Tips sukses menjalankan bisnis kue lebaran

Lalu bagaimana cara mendapatkan konsumen seperti diatas? Anda bisa menuju langkah selanjutnya

Cara Menjual ke Target Konsumen

Caranya simpel…yaitu “tawarkan saja ke mereka”. Karena jika Anda tidak menawarkannya, tidak akan ada yang tau tentang kue Anda. Jika tidak ada yang tau maka tidak ada yang membeli..

Contohnya jika Anda menjual kue lebaran, Anda bisa menawarkan kue Anda di Facebook, Instagram atau sosial media lain.

Saya pernah survey dan mendapatkan data jika orang yang menjual kue melalui sosial media bisa laku dan bahkan laris jika gambar kuenya terlihat enak..

Jika Anda ingin menjual kue natal, Anda bisa menawarkanya ke jemaah gereja saat mereka beribadah di hari minggu. Anda tinggal bawa contoh kue Anda untuk dicicipi agar mereka merasakan enaknya kue Anda dan memesan pada akhirnya.

Lain lagi jika Anda ingin mentarget orang yang akan menikah di musim kawin. Anda bisa membuat banner di depan KUA, dengan isi tulisan bahwa Anda menyediakan pemesanan kue khusus untuk pernikahan dengan rasa yang enak dan harga terjangkau.

Saat musim nikah, KUA akan dibanjiri para calon pasutri. Mereka pasti butuh kue untuk suguhan. Saat mereka melihat banner dan penawaran Anda yang menarik, maka kemungkinan mereka akan memesan kue untuk pernikahan mereka pada Anda.

Atau Anda juga bisa membuat blog untuk mempromosikan jasa pembuatan kue, untuk cara pembuatan blog Anda bisa mencari caranya di google.

Baca juga : Cara Mudah Menghasilkan Uang dari Blog untuk Pemula

Lalu Agar Modalnya Murah Bagaimana?

bisnis kue lebaranCaranya adalah dengan menggunakan sistem down payment atau DP, yaitu orang yang memesan kue harus memberikan DP terlebih dahulu, misalkan 40% – 60%.

Anda bisa menggunakan uang tersebut untuk membeli bahan baku dan peralatan yang dibutuhkan untuk membuat kue.

Alhasil, Anda tidak perlu menyiapkan banyak modal untuk pembelian bahan baku karena Anda menggunakan uang pemesan kue.

Membeli Peralatan Memasak Kue Modal Kecil

Sebenarnya peralatan pembuatan kue itu tergatung kue apa yang dijual. Jika Anda menjual kue nagasari, maka Anda hanya perlu kukusan saja, tapi jika Anda menjual kue kering, Anda memerlukan oven yang mungkin harganya akan sedikit lebih mahal.

Jika Anda memang tidak memiliki modal yang cukup, Anda bisa mencari penjual peralatan yang menyediakan layanan kredit dan sebisa mungkin carilah yang tanpa bunga. Atau Anda bisa membeli peralatan bekas dengan harga murah.

Baca juga : 15 Peluang Usaha Untuk Ibu Rumah Tangga Yang Menjanjikan

Cara Menarik Pembeli

Jika Anda tidak memiliki modal, hal paling mudah yang bisa Anda lakukan adalah dengan mempromosikannya ke sosial media.

Salah satu contohnya Anda bisa mempromosikan kue Anda setiap hari ke setiap grup Facebook yang Anda ikuti. Dengan menjual ke media sosial, Anda bisa menjual kue ke seluruh Indonesia dengan cara ini..

Hal yang perlu diperhatikan adalah “GAMBAR YANG LEZAT”, ini adalah kunci utama jika Anda ingin sukses berjualan kue secara online.

Para calon pembeli tidak bisa merasakan kue buatan Anda. Satu-satunya hal yang bisa mereka lakukan adalah melihat foto kue dan membaca testimoni pelanggan Anda.

Anda bisa membuat 50 akun facebook utuk menjual ke banyak grup sekaligus. Jika Anda tidak sanggup, Anda bisa membuat 1-5 akun untuk promosi di grup.

Baca juga : 15 Cara Promosi Produk Paling Efektif dan Terbukti Berhasil

Bagaimana Jika Kue Anda Sepi Pemesan

Sebelum Anda memikirkan solusinya, pertama Anda harus cari tau kenapa usaha Anda sepi pemesan?

  1. Apakah karena Anda tidak pernah posting ke sosial media?
  2. Apakah Anda sudah memposting ke banyak grup setiap hari?
  3. Apakah Anda sudah menawarkan ke banyak orang.?
  4. Apakah ada orang yang berkata kue yang Anda buat tidak enak?

Kebanyakan kasus kenapa jualan sepi sebenarnya ada 3

  • Kuenya tidak enak
  • Kualitas produk dan pelayanan yang buruk
  • Kurang promosi

Oleh sebab itu, promosiakanusaha kue Anda baik secara online dan offline, Dengan menerapkan langkah-langkah diatas, Insya allah akan selalu ada pemesan yang membeli ke Anda.

Jika bisa, sisihkan uang Anda untuk keperluan promosi, Agar semakin banyak orang yang mengenal toko kue Anda. Anda juga bisa berpartner dengan pihak lain.

Saya memiliki tante yang juga menjual kue, dulu waktu masih menjual sendiri pesanannya kadang ramai kadang sepi.

Namun saat ini tante saya bekerja sama dengan penjual souvenir pernikahan yang lumayan besar. Sehingga ketika pengusaha suvenir ini mendapatkan orderan suvenir, dia menawarkan juga kue untuk keperluan pernikahan. Dan tante saya adalah suplier kue untuk pengusaha suvenir tersebut.

Kesimpulan

Pastikan Anda menjual kue sesuai dengan kebutuhan target konsumen. Gunakan promosi sosial media dengan gambar yang terlihat lezat agar minim biaya Anda bisa menggunakan cara pembayaran dengan DP dan Anda bisa mencari partner kerja untuk memulai usaha kue rumahan Anda.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *