11 Tips Mudik Lebaran Aman dan Nyaman Pakai Kendaraan Pribadi

tips mudik lebaran pakai kendaraan pribadi

mudik lebaran via metro.sindonews.com

Tips Mudik Lebaran – Salah satu tradisi menjelang hari raya Idul Fitri yang biasanya terjadi adalah mudik lebaran. Yaitu kegiatan dimana para perantauan atau pekerja migran pulang ke kampung halaman untuk merayakan lebaran bersama keluarga.

Yang harus Anda tahu, berdasarkan data yang diambil dari Sistem Informasi Angkutan & Sarana Transportasi bahwa jumlah pemudik mencapai puluhan juta orang. Yang paling banyak terutama dari Jakarta ke arah Jawa Tengah. Baik itu yang mudik menggunakan transportasi umum maupun kendaraan pribadi. Dan bisa Anda bayangkan bagaimana penuhnya jalan raya akibat membludaknya pemudik.

Jika Anda merencanakan untuk mudik lebaran tahun ini, Anda harus mempersiapkan secara matang agar tidak terjadi sesuatu hal apapun di perjalanan. Apalagi jika Anda memutuskan mudik menggunakan kendaraan pribadi seperti mobil atau motor.

Mudik saat bulan ramadhan pasti membutuhkan perjuangan lebih agar Anda tidak sampai membatalkan puasa. Karena Anda memerlukan banyak energi untuk menghadapi kemacetan di sepanjang perjalanan. Untuk itu kita perlu melakukan persiapan mudik yang benar.

Kalau mudik kali ini adalah mudik lebaran pertama bagi Anda. Sebaiknya Anda membaca artikel ini sampai habis agar Anda tahu apa saja yang mesti Anda persiapkan sebelum berangkat mudik lebaran.

Berikut tips mudik lebaran yang aman dan nyaman dengan menggunakan kendaraan pribadi.

Persiapan Sebelum Berangkat Mudik Lebaran

Memutuskan berangkat mudik ke kampung halaman menggunakan kendaraan pribadi tentu butuh persiapan khusus. Beberapa hal yang harus Anda siapkan diantaranya:

1. Pengecekan Kondisi Kendaraan

Sebelum berangkat mudik, hal pertama yang mesti Anda persiapkan ialah mengecek kendaraan pribadi Anda. Jika Anda menggunakan sepeda motor, pastikan semua bekerja dengan normal. Seperti rantai, rem, lampu-lampu, busi, dan ban. Ada baiknya jika sepeda motor di servis terlebih dahulu sebelum dibawa mudik.

“Hal yang tidak kalah penting yaitu memperhatikan Roller CVT (selain motor matic dinamakan gear) dan V Belt (selain motor matic dinamakan rantai). Apabila jarak tempuh motor sudah mencapai 16.000 km maka Roller CVT wajib diganti, kemudian jika jarak tempuh motor telah sampai 24.000 km wajib ganti V Belt.” Tulis Astra Motor Sumsel.

Hal sama juga berlaku jika Anda menggunakan mobil pribadi. Untuk mobil, usahakan untuk mengecek mesin, oli, rem, radiator, AC mobil dan ban. Siapkan juga ban serep yang kondisinya masih bagus.

Jangan sampai karena Anda kurang memperhatikan kondisi kendaraan. Bisa menyebabkan kecelakaan saat di perjalanan.

2. Periksa Kelengkapan Kendaraan

Setelah Anda mengecek kondisi kendaraan Anda, hal selanjutnya yang harus Anda periksa adalah kelengkapan berkendara Anda. Yang tidak boleh terlupa tentu saja surat-surat penting berkendara seperti KTP, SIM dan STNK.

Khusus untuk Anda yang menggunakan sepeda motor, persiapan yang harus Anda lengkapi diantaranya :

1) Menggunakan helm berstandar SNI. Jangan gunakan helm yang terlalu besar dan longgar. Helm yang besar akan cepat membuat pusing ketika mudik jauh dan helm yang longgar akan mengganggu konsentrasi ketika berkendara karena harus membenahi posisi helm tersebut.

2) Gunakan masker. Masker berguna untuk melindungi Anda dari polusi dan debu. Jadi sebaiknya Anda siapkan beberapa masker untuk menemani perjalanan Anda.

3) Gunakan sarung tangan. Ini berguna untuk melindungi tangan dari sinar matahari juga melindungi dari keringat basah tangan agar tidak licin saat menyetir terlalu lama.

4) Gunakan jaket. Jaket berguna untuk melindungi tubuh dari sinar matahari dan angin. Meskipun dalam keadaan panas menyengat, sebaiknya Anda tetap menggunakan jaket agar tubuh tidak mudah lemas.

5) Gunakan pelindung dada. Meskipun kita sudah memakai jaket, terkadang angin tetap bisa masuk ke dalam tubuh. Dengan menggunakan pelindung dada yang terbuat dari kulit, ini lebih efektif untuk menangkal angin yang hendak masuk ke tubuh.

6) Gunakan celana panjang saat berkendara. Celana panjang akan memudahkan Anda dalam berkendara. Jangan gunakan rok bagi yang wanita. Karena beresiko tersangkut di rantai dan menyebabkan kecelakaan.

7) Gunakan sepatu. Pakailah sepatu ringan atau sepatu boots terlebih saat mudik di musim hujan.

8) Membawa jas hujan. Siapkan jas hujan untuk mengantisipasi jika sewaktu-waktu hujan turun.

Sementara jika Anda menggunakan mobil, kelengkapan yang harus Anda persiapkan diantaranya dongkrak mobil, toolkit, charger mobil, kunci setir dan jerigen bensin. Hal ini untuk mengantisipasi jika terjadi kendala di perjalanan seperti ban bocor atau mungkin kehabisan bahan bakar.

Baca juga : Ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri 2019 (1440 H) Terlengkap

3. Jangan Membawa Barang Melebihi Kapasitas

persiapan untuk mudik lebaran

persiapan mudik via bangka.tribunnews.com

Tips mudik lebaran pakai motor maupun mobil yang harus Anda perhatikan adalah bawaan barang Anda. Usahakan bawalah barang seperlunya sesuai dengan kapasitas kendaraan Anda. Jangan terlalu banyak membawa barang, karena dapat mengakibatkan mudah lelah saat berkendara dan menghindari kecelakaan di jalan.

Contohnya saja seperti motor matic dan bebek memiliki batas beban seberat 150 kg, sedangkan motor sport 160 kg. Jangan sampai kelebihan kapasitas karena dapat mengganggu keseimbangan saat berkendara. Bahkan jika dipaksakan, mesin, ban, rantai dan shockbreaker motor bisa rusak.

Begitu juga jika Anda membawa mobil. Mobil seperti Avansa atau Xenia memiliki kapasitas penumpang 7-8 orang. Jika sudah penuh dengan penumpang, sebaiknya jangan terlalu banyak membawa barang bawaan.

4. Bawa Uang Tunai yang Cukup

Membawa terlalu banyak uang tunai mungkin akan membuat pengeluaran semakin boros. Namun berbeda saat Anda sedang mudik lebaran. Sebaiknya Anda membawa uang tunai yang cukup.

Hal ini penting dilakukan karena jika Anda membawa uang mepet, belum tentu di perjalanan Anda menemukan mesin ATM. Kalau pun ada, bisa saja di posisi yang tidak memungkinkan untuk berhenti atau uang tunai di ATM habis.

Hitunglah secara terperinci biaya pengeluaran selama perjalanan mudik. Mulai dari biaya makan, parkir atau bayar WC umum. Meskipun bawa uang tunai, sebaiknya Anda tetap menghemat uang selama perjalanan.

Simak juga : Cara menghemat uang lebaran agar tidak terlalu boros

5. Bawa Makanan dan Minuman

Jika Anda tidak ingin terlalu banyak membawa uang tunai, sebaiknya bawalah makanan dan minuman sebelum Anda berangkat. Karena Anda tidak tahu kondisi kemacetan dijalan nantinya.

Jangan sampai Anda mengemudikan kendaraan dalam posisi kelaparan atau kehausan dijalan. Apalagi jika Anda memutuskan untuk tetap menjalankan ibadah puasa selama perjalanan mudik lebaran.

Bawalah makanan yang sehat dan bergizi untuk sahur dan berbuka puasa. Ini penting untuk membuat tubuh tetap berenergi dan bugar. Jangan lupa banyak minum air putih, serta minum vitamin yang diperlukan.

Hindari makan pedas, asam, dan berminyak. Karena dapat menyebabkan perut mulas dan berlanjut pada penyakit perut yang lebih serius. Jangan sahur dengan telur, mie, dan susu ketika hendak mudik. Karena dapat menyebabkan muntah ketika berkendara.

Baca juga : 10 Tips ampuh agar puasa tidak lemas dan ngantuk

6. Bawa Obat-Obatan

Membawa kotak P3K dan obat-obatan juga sangat penting sebagai pertolongan pertama. Karena Anda akan melakukan perjalanan jauh yang pastinya melelahkan.

Bawalah obat-obat terutama untuk penyakit yang sering kali menyerang saat dalam perjalanan. Seperti obat untuk mabuk perjalanan, maag, diare dan masuk angin. Bawa juga balsam jika diperlukan.

7. Siapkan GPS dan Peta

Tips mudik lebaran selanjutnya bagi Anda yang belum terlalu hafal dengan jalanan yang akan dilalui. Sebaiknya Anda aktifkan GPS yang ada di handphone Anda. Hal ini untuk memudahkan Anda jika ingin mencari jalan alternatif untuk menghindari kemacetan.

Untuk Anda yang menggunakan motor, sebaiknya bawalah power bank untuk mengantisipasi baterai handphone Anda lowbat. Sementara pengendara mobil bisa membawa charger khusus mobil.

Meskipun telah membawa GPS, Ada baiknya Anda juga membawa peta untuk mengantisipasi jika Anda kesasar atau baterai benar-benar telah habis.

8. Tidur yang Cukup

Tidurlah minimal 8 jam sebelum berangkat mudik. Karena ketika hendak melakukan perjalanan jauh tubuh harus dalam keadaan prima. Jangan paksakan untuk mudik jika kondisi badan memang sedang tidak fit.

Banyak kejadian yang mengakibatkan kecelakaan hanya gara-gara pengemudi kendaraan mengantuk dijalan. Jadi sebaiknya persiapkan fisik Anda sebaik mungkin agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan dijalan.

Simak juga : 10 Tips puasa sehat agar tetap bugar selama Ramadhan

Selama Perjalanan Mudik Lebaran

Tips mudik lebaran selama perjalanan juga perlu Anda perhatikan. Hal ini perlu dilakukan agar perjalanan Anda aman dan nyaman meskipun menggunakan kendaraan pribadi.

Beberapa hal yang perlu Anda lakukan diantaranya

9. Pilih Jalur yang Sudah Dikuasai

Sebaiknya pilihlah jalur yang memang sudah Anda hafal sebelumnya. Sehingga Anda tidak akan salah rute. Sebisa mungkin pilih juga jalur yang mudah di antara sekian banyak jalan yang ada. Jalan yang tidak memiliki hambatan seperti persimpangan yang banyak atau kondisi jalan kasar dan berlubang.

10. Mematuhi Lalu Lintas dan Utamakan Keselamatan

Anda tentu ingin cepat-cepat sampai kampung halaman. Sehingga Anda ngebut disaat jalanan agak sepi. Kadang kala Anda sampai harus menyalip dari kanan dan kiri agar cepat sampai tujuan.

Meskipun begitu, Anda tetap harus mematuhi rambu-rambu lalu lintas. Jangan melaju dengan kecepatan tinggi jika memang ada larangan. Berkendaralah dengan laju yang normal demi menjaga keselamatan Anda dijalan.

Perhatikan juga cara berkendara Anda. Terutama untuk pengguna sepeda motor. Usahakan posisi tangan tegak lurus dengan setang motor. Punggung sebaiknya tegap agar tidak cepat lelah.

Perhatikan posisi duduk, jangan terlalu ke depan atau ke belakang. Adapun jika berada pada posisi bonceng, pastikan posisi kaki dan badan bisa tetap nyaman saat perjalanan berlangsung. Ada baiknya ketika berkendara wanita duduk menghadap ke depan daripada duduk menyamping di mana lutut tidak lebih lebar dari setang sepeda motor.

11. Beristirahatlah Kalau Sudah Merasa Lelah

Ingat Anda melakukan perjalanan tidak hanya 1-2 jam saja. Dalam suasana mudik lebaran, perjalanan yang normalnya bisa dilalui dalam waktu 10 jam bisa-bisa sampai 2 hari karena macet.

Saya sendiri pernah mengalaminya saat mudik dari Jakarta ke Magelang yang membutuhkan waktu hingga 2 hari. Dan dalam kondisi seperti ini, Anda pasti akan merasa kelelahan.

Ketika sudah merasa lelah, sebaiknya Anda beristriahat terlebih dahulu. Jangan dipaksakan hanya gara-gara ingin cepat sampai rumah. Istirahat dibutuhkan oleh tubuh agar tidak cepat lelah.

Untuk Anda yang mengendarai sepeda motor, durasi istirahat yang baik yaitu 30 menit hingga 2 jam pada setiap sesinya. Sediakan waktu istirahat yang lebih jika merasa benar-benar mengantuk.

Bagi Anda yang menggunakan mobil mungkin kelelahan tidak akan cepat melanda. Karena Anda sudah terhindar dari sinar matahari yang bisa membuat tubuh semakin lelah. Tapi tetap saja Anda harus istirahat jika memang benar-benar sudah lelah dan mengantuk.

Disamping itu, Jangan menahan buang air kecil dan buang air besar. Hal ini dapat menyebabkan infeksi saluran kemih

Itulah tips mudik lebaran pakai kendaraan pribadi yang perlu Anda perhatikan. Sebaiknya persiapkan dengan matang karena Anda akan melakukan perjalanan yang sangat melelahkan. Dengan mengikuti tips diatas, mudah-mudahan perjalanan mudik Anda aman dan nyaman bersama keluarga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *